Rabu, 19 Februari 2020

 

 

Ekonomi Infrastruktur

Kemenpar-Pupr Alokasikan PR2,1 Triliun Percepatan Infrastruktur Wisata

Abu
Jumat, 23 Agustus 2019 14:34 WIB

Kemenpar-Pupr Alokasikan PR2,1 Triliun Percepatan Infrastruktur Wisata
Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

SOKSINEWS.COM, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengalokasikan anggaran Rp2,1 triliun untuk percepatan pembangunan infrastruktur pariwisata di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menteri Pariwisata Arief Yahya di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat, mengatakan anggaran Rp2,1 triliun tersebut untuk membangun infrastruktur dan moda trasportasi dari Bandara Internasional Yogyakarta ke objek-objek wisata di Jawa Tengah (Jateng) dan DIY.

"Telah diberikan anggaran tambahan untuk Otorita Borobudur dan sekitarnya, sebesar Rp2,1 triliun, sebanyak Rp1,5 triliun diantaranya berasal dari Kementerian PUPR. Sehingga aksebilitas dari Bandara Internasional Yogyakarta menuju Yogyakarta dan Borobudur segera dibangun," kata Arief saat melakukan kunjungan kerja di Bandara Internasional Yogyakarta.

Ia mengatakan pada 2019 ini, anggaran untuk pengembangan destinasi Borobudur hanya Rp300 miliar, tapi pada 2020 naik menjadi Rp1,5 triliun atau naik lima kali lipat. Tapi harus selesai semua pada 2020.

"Kami minta Badan Otoritas Borobudur menentukan lokasi wisata yang mendesak dikembangkan dan segera dilakukan pendanaan. Kami juga minta BOB melibatkan AP I dalam penyusunan Integrated Tourism Masterplan (ITMP) yang ditargetkan selesai Oktober 2019 ini," kata Arief.

Arief mengatakan Kemenpar, Garuda, AP I, Dispar akan bersinergi untuk mendatangkan wisatawan mancanegara ke Bandara Internasional Yogyakarta.

"Perlu diketahui bahwa wisman yang datang ke Indonesia, di luar wisma di Kepulauan Riau, melalui udara, sehingga perlu dimulai pesawat carter ke negara-negara di Asia Timur," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih mengatakan mulai melakukan pembenahan berbagai fasilitas wisata, mulai paket wisata di DIY.

"Kami masih melakukan kajian paket wisata supaya wisatawan tinggal lama di DIY, sehingga mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.[]

Berita Lainnya

Bulog Jual Beras OP-KPSH Stabilkan Harga Di Sulut

SOKSINEWS.COM, Perum Bulog Divre Sulawesi Utara (Sulut) menjual beras medium Operasi Pasar Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi . . .

Ekonomi Jumat, 14 Februari 2020

RI Perjuangkan Akses Pasar Ke Selandia Baru Saat Hadiri Somtif Ke-7

SOKSINEWS.COM, Indonesia terus berupaya membuka peningkatan akses pasar ekspor Indonesia ke Selandia Baru untuk akses pasar tenaga . . .

Ekonomi Jumat, 14 Februari 2020

Pemprov Jabar Akan Buka Kedai Kopi Di Prancis

SOKSINEWS.COM, Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil Pemprov Jabar akan membuka sebuah kedai kopi di Prancis, pembukaan . . .

Ekonomi Selasa, 11 Februari 2020

Stok Gula Di Bulog Sumsel Cukup Hingga Idul Fitri

SOKSINEWS.COM, Stok gula di gudang Bulog Sumatera Selatan cukup untuk memenuhi kebutuhan sampai Idul Fitri 2020, kata Wakil Pimpinan . . .

Ekonomi Selasa, 11 Februari 2020

Pelaku Pasar Yakin Virus Corona Tidak Berdampak Jangka Panjang

SOKSINEWS.COM, Pelaku pasar di Indonesia meyakini dampak virus corona tidak akan berlangsung jangka panjang bagi perekonomian . . .

Ekonomi Selasa, 11 Februari 2020