Rabu, 19 Februari 2020

 

 

Nasional Politik

SAW: Sebut Airlangga Hanya Klaim Kosong Soal Kantongi 92% Suara

Abu
Minggu, 25 Agustus 2019 16:43 WIB

SAW: Sebut Airlangga Hanya Klaim Kosong Soal Kantongi 92% Suara
Pengurus Pleno DPP Partai Golkar Sirajuddin Abdul Wahab

SOKSINEWS.COM, Pengurus Pleno DPP Partai Golkar Sirajuddin Abdul Wahab atau disapa (SAW) mempertanyakan klaim Airlangga Hartarto yang mengaku mendapatkan dukungan menjadi suara 92% untuk kembali menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Pasalnya, Airlangga sampai hari ini belum berani menggelar rapat pleno DPP Partai Golkar.

"Jika Airlangga merasa percaya diri tinggi atas klaim dukungan itu, harusnya tidak ada kekhawatiran dong untuk segera mengadakan rapat pleno. Menjadi sangat lucu dan ambigu, jika klaim dukungan suara yang mendekati angka 100% suara tersebut, tidak linier dengan keberanian untuk melaksanakan rapat pleno. Jangan sampai publik akan memberikan label pada Airlangga 'tong kosong nyaring bunyinya'," ujar Sirajuddin di Jakarta, Minggu (25/8/19).

Sirajuddin menuturkan rapat pleno sangat diperlukan untuk melakukan evaluasi atas perolehan suara dan kursi Partai Golkar pada Pileg 2019 dan persiapan menghadapi Pilkada serentak pada tahun 2020. Selain, untuk membahas dan menentukan kapan pelaksanaan Rapimnas yang nantinya untuk menetapkan waktu penyelengaraan Munas Partai Golkar.

"Justru sampai saat ini rapat pleno tidak digelar dan terbaca dengan jelas diulur dengan berbagai alasan. Seharusnya dengan klaim dukungan yang sangat besar tersebut, Airlangga tidak hanya berani segera menggelar rapat pleno, namun langsung memutuskan melaksakan Munas pada bulan September. Kalau sudah yakin menang kenapa takut bertarung?,"  ujar Sirajuddin.

Sirajuddin menyayangkan sikap Airlangga yang masih belum mau menggelar rapat pleno DPP. Sebab, berdasarkan AD/ART Partai Golkar rapat pleno paling sedikit dilakukan satu kali dalam dua bulan.

"Sikap Airlangga tidak mengadakan rapat pleno selama ini patut dipertanyakan. Sudah lebih dari setengah tahun tidak ada rapat pleno yang dilakukan. Ini jelas melanggar AD/ART Partai Golkar," katanya.

Sirajuddin yakin para pemilik suara dalam Munas nanti sudah sangat cerdas memilih ketua umum yang baru. Ketum yang baru harus memiliki kepemimpinan yang bagus serta memiliki visi dan misi yang jelas untuk kemajuan Partai Golkar.

"Pemilik suara pada Munas Partai Golkar, merupakan tokoh-tokoh di daerahnya masing-masing, baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Mereka sangat tau dan mengerti mana calon ketua umum Partai Golkar yang memiliki leadership, visi misi yang jelas dalam membangun Partai Golkar ke depan dan punya talenta dalam tata kelola Partai. Terpenting lagi memiliki kecakapan dalam berkomunikasi, tidak elitis, tidak bermental feodal dalam memimpin, serta memiliki komitmen yang kuat pada kaderisasi dan regenerasi. Sayangnya, sejumlah kriteria tersebut sudah terbukti tidak dimiliki Airlangga," tukasnya.[]

Berita Lainnya

Peserta Ujian Seleksi CASN 2020 Lewati Pemeriksaan Ketat

SOKSINEWS.COM, Peserta ujian seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2020 di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020

Bupati Bogor: Jangan Ada Lagi Antrean Layanan KTP Di Disdukcapil

SOKSINEWS.COM, Bupati Bogor, Ade Yasin menginstruksikan agar tak ada lagi penumpukan antrean pelayanan kartu tanda penduduk (KTP) . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020

DPRD NTT Tetap Mengawasi Pemanfaatan Dana BOS

SOKSINEWS.COM, Ketua Komisi V DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), Yunus Takandewa mengatakan, legislatif tetap mengawasi larangan . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020

Wali Kota Palu Minta Kejaksaan Bantu Awasi Proyek Pembangunan Kota

SOKSINEWS.COM, Wali Kota Palu Hidayat meminta kejaksaan setempat ikut mengawasi pelaksanaan proyek pembangunan di ibukota Provinsi . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020

Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur Ditangkap

SOKSINEWS.COM, Jajaran Polres Cianjur, Jawa Barat, menangkap Yunus (27) warga Desa Sukamulya, Kecamatan Naringgul, pelaku pencabulan . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020