Jumat, 13 Desember 2019

 

 

Nasional Daerah

Petani Lebak Beralih Kembangkan Tanaman Sayuran Akibat Kemarau

Abu
Selasa, 27 Agustus 2019 10:27 WIB

Petani Lebak Beralih Kembangkan Tanaman Sayuran Akibat Kemarau
Sawah kekeringan

SOKSINEWS.COM, Sejumlah petani di Kabupaten Lebak, Banten, kini beralih mengembangkan tanaman sayuran karena lahan garapan pertanian pangan kekeringan akibat kemarau panjang sejak dua bulan terakhir.

"Kami lebih mengembangkan pertanian sayuran karena menguntungkan dibandingkan tanaman padi yang mengalami kekeringan," kata H Acep, seorang petani di Desa Luhur Jaya Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Selasa.

Pengembangan pertanian sayuran tidak begitu banyak memerlukan pasokan air juga permintaan pasar cukup tinggi. Petani cukup membasahi tanaman pagi dan sore, sehingga tanaman sayuran tumbuh hingga panen.

Para petani mengembangkan tanaman sayuran itu dengan memanfaatkan lahan persawahan yang tidak ditanami padi akibat kekeringan.

Tanaman sayuran setelah 40 hari dapat dipanen. "Kami dan petani lainnya di sini mengembangkan sayuran paria, kacang panjang dan ketimun," katanya.

Menurut dia, saat ini harga sayuran relatif bagus dan menguntungkan karena di tingkat petani mencapai Rp6.000/Kg.

Produksi tanaman sayuran jika panen bisa menghasilkan sebanyak dua ton/petak selama sepekan. Apabila, petani menjual sebanyak dua ton dengan harga Rp6.000/Kg maka pendapatan petani sebesar Rp12 juta.

"Kami setiap pekan bisa menjual produksi sayuran jenis ketimun dan kacang panjang ke Pasar Induk Bogor," ujarnya.

Petani lainnya Suhari, dari Desa Selaraja, Kecamatan Warunggunung, Lebak mengatakan sebagian besar petani pada musim kemarau meninggalkan padi sawah karena mengalami kekeringan.

Sebab areal persawahan tidak cocok ditanami padi karena kekeringan hingga terlihat petak-petak sawah tanahnya terbelah.  Karena itu, petani di sini lebih memilih tanam ketimun dan kacang panjang karena sudah ditampung oleh tengkulak.

"Kami sekali musim panen bisa mendapatkan sekitar Rp15 juta dari empat petak itu," katanya.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak Iman Nurzaman mengimbau petani agar mengembangkan pertanian sayur-sayuran sehubungan musim kemarau panjang.

Pertanian tanaman sayuran cukup menjanjikan pendapatan ekonomi petani karena permintaan pasar cukup tinggi.

"Kita berharap ke depan petani bisa mengganti pola tanam dari padi sawah ke tanaman sayuran untuk meningkatkan produksi ketahanan pangan dan ekonomi petani menjadi lebih baik," katanya menjelaskan.[]

Berita Lainnya

PPATK Dalami Rekening Kasino di Luar Negeri Milik Sejumlah Kepala Daerah

SOKSINEWS.COM, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) rupanya tengah menelusuri jejak-jejak transaksi keuangan . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

Sofyan Djalil Bagikan 3.025 Sertifikat Tanah di Kalsel

SOKSINEWS.COM, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) membagikan 3.025 sertifikat tanah ke warga . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

Ditangkap, Buronan Kasus Narkoba Coba Suap Petugas Imigrasi Rp 2 Miliar!

SOKSINEWS.COM, Petugas Imigrasi yang bertugas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara menangkap seorang buronan kasus narkoba inisial . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

PA 212 Minta Kasus Sukmawati-Muwafiq Diproses, Akan Demo Lagi Jika Mangkrak

SOKSINEWS.COM, Massa aksi demonstrasi di Mabes Polri meminta polisi untuk melanjutkan proses hukum dari Sukmawati Soekarnoputri . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

Bamsoet: Wacana Lain Amandemen UUD 1945 di Luar GBHN Bukan dari MPR

SOKSINEWS.COM, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa rencana amandemen UUD 1945 guna untuk menghadirkan pokok-pokok . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019