Selasa, 12 November 2019

 

 

Ekonomi Infrastruktur

Sering Terjadi Kecelekaan, PT KAI Berharap Pemkab Karawang Cari Solusi Terkait Perlintasan Liar

Ahmad Fiqi Purba
Selasa, 27 Agustus 2019 13:38 WIB

Sering Terjadi Kecelekaan, PT KAI Berharap Pemkab Karawang Cari Solusi Terkait Perlintasan Liar
Pelintasan liar di Warung Bambu, Karawang. (Ali Khumaini)

SOKSINEWS.COM, PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta berharap agar Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mencari solusi mengenai keberadaan pelintasan liar atau pelintasan kereta tanpa palang pintu di wilayah Karawang.

"Diharapkan setelah kejadian kecelakaan kereta dengan bus di Karawang, seluruh pelintasan liar bisa ditutup atau dicarikan solusinya oleh pihak terkait," kata Manajer Humas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, dalam keterangan tertulis, Selasa (27/8/2019).

Pada Senin siang (26/8), terjadi kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Parahyangan dengan bus Agra Mas nopol T-7915-DC, di pelintasan sebidang liar, di petak jalan Karawang-Klari KM 67+2, Desa Warung Bambu, Karawang.

Peristiwa itu mengakibatkan bus yang dalam kondisi kosong terseret hingga terbalik. Meski tidak ada korban jiwa, kejadian itu juga mengakibatkan sejumlah perjalanan kereta api lintas Karawang terganggu.

Selain itu, kecelakaan antara kereta dengan bus tersebut juga mengakibatkan rusaknya sarana dan prasarana jalur rel di lokasi kejadian.

Eva menyampaikan, solusi atas keberadaan pelintasan liar bisa dilakukan dengan membangun jembatan layang atau underpass. Bahkan bisa juga dengan membangun pelintasan resmi.

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni Undang Undang Nomor 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian, pihak yang bertanggung jawab menutup pelintasan sebidang ialah pemerintah kabupaten setempat.

Sementara itu, catatan PT KAI Daop 1 Jakarta, pelintasan yang ada di wilayah Daop 1 Jakarta sebanyak 463 pelintasan. Terdiri atas 162 pelintasan sebidang yang dijaga dan 301 pelintasan sebidang liar.

Untuk pelintasan yang sudah dibangun tidak sebidang melalui fasilitas jembatan layang dan underpass ada 59 pelintasan kereta.[]

Berita Lainnya

Stok Bulog di NTT Capai 35.000 Ton

SOKSINEWS.COM, Perum Bulog Divisi Regional Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat hingga saat ini stok beras yang di sejumlah . . .

Ekonomi Selasa, 12 November 2019

BI: Nilai Ekonomi Syariah Indonesia Capai 80 Persen Dari PDB

SOKSINEWS.COM, Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mengatakan nilai ekonomi Indonesia yang terkait dengan prinsip . . .

Ekonomi Selasa, 12 November 2019

Dahana Akan Bangun Pabrik Bahan Peledak Di Timor Leste

SOKSINEWS.COM, PT Dahana (Persero) akan membangun pabrik penghasil bahan peledak di Timor Leste pada tahun 2020 mendatang. Presiden . . .

Ekonomi Selasa, 12 November 2019

Bank Kalsel Cabang Kotabaru Diharapkan Tingkatkan Kinerja

SOKSINEWS.COM, Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalimantan Selatan yang juga membidangi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) . . .

Ekonomi Selasa, 12 November 2019

DPRD Kalsel Minta Tambah Dana Pembiayaan Perumahan

SOKSINEWS.COM, DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam hal ini Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur yang juga membidangi . . .

Ekonomi Selasa, 12 November 2019