Sabtu, 14 Desember 2019

 

 

Ekonomi Bisnis & Keuangan

Luas Tanaman Bawang Merah di Bantul Menurun

Ahmad Fiqi Purba
Rabu, 28 Agustus 2019 10:11 WIB

Luas Tanaman Bawang Merah di Bantul Menurun
Petani mengambil ulat daun yang menyerang tanaman bawang merah di area persawahan Desa Paron, Kediri, Jawa Timur, Selasa (16/7/2019). Sekitar 70 persen tanaman bawang merah di wilayah tersebut terserang hama ulat yang mengakibatkan daun menguning dan mati sebelum masa panen tiba. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/aww.

SOKSINEWS.COM, Dinas Pertanian Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyebut luas tanaman bawang merah di wilayah ini pada musim tanam 2019 menurun dibanding beberapa tahun lalu karena berkurangnya minat petani untuk budi daya tanaman hortikultura itu.

"Waktu itu luas tanam bawang merah kita tinggi hampir seluas 900 hektare, tapi sekarang terjadi penurunan, karena minat penanaman bawang merah menurun," kata Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan DPPKP Bantul Imawan Eko Handrianto di Bantul, Rabu (28/8/2019).

Menurut dia, luas tanaman bawang merah di Bantul pada musim tanam 2019 berkisar 500-an hektare yang tersebar di beberapa kecamatan wilayah selatan, yaitu di Sanden seluas 200 hektare, Kretek seluas 281 hektare, dan sebagian di wilayah Desa Selopamioro Imogiri.

Dia mengatakan penurunan minat petani menanam bawang merah karena ada kemungkinan pertimbangan mengenai harga jual panen yang cenderung tidak stabil, selain itu juga dalam budi daya tanaman komoditas hortikultura tersebut memerlukan modal relatif besar.

"Mungkin mereka juga ada kebutuhan, keinginan untuk menanam yang (harganya) lebih stabil, misalnya padi, dan ada pertimbangan lain dari petani itu modalnya kalau bawang merah tinggi, sehingga perlu menghitung ulang untuk menanam komoditas yang menyerap modal besar," katanya.

Apalagi, kata dia, harga bawang merah tidak stabil atau fluktuatif. "Beda dengan cabai yang memang tinggi, sehingga pola tanam itu biasanya bawang merah kemudian disusupi cabai. Bahkan cabai itu meningkat ya sekarang, malah peningkatan lebih tinggi," katanya.

Dia menyebutkan penurunan luas tanaman bawang merah di Bantul dalam beberapa tahun terakhir terjadi di sentra bawang merah seperti Sanden dan Kretek, karena sebagian dari petani cenderung menanam cabai dan tanaman palawija lainnya apabila musim kemarau.

Namun demikian, kata dia, justru terjadi pengembangan tanaman bawang merah baru di wilayah Nawungan Selopamioro Imogiri dalam beberapa tahun terakhir, bahkan sistem pertanian yang dibudidayakan mengarah pada pertanian sehat dengan meminimalisasi kimia.

"Di daerah sentra bawang di Sanden, Kretek, dan Srandakan itu terjadi penurunan, tapi sekarang di daerah Nawungan Selopamioro itu ada peningkatan penanaman bawang merah, malah dengan penanaman sistem mengarah ke organik atau budi daya yang sehat," katanya.[]

Berita Lainnya

Banjir Kembali Landa Solok Selatan, 9 Rumah Hanyut Tersapu Air

SOKSINEWS.COM, Banjir bandang kembali melanda Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. 9 rumah hanyut, sejumlah jembatan ambruk . . .

Ekonomi Jumat, 13 Desember 2019

Presdir BCA: Kepercayaan Masyarakat Berawal Dari Perusahaan Solid

SOKSINEWS.COM, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja menegaskan, di tengah perkembangan teknologi . . .

Ekonomi Jumat, 13 Desember 2019

Resmikan Tol Layang Japek, Jokowi Harap Kemacetan Berkurang 30 Persen

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek II). Jokowi berharap kemacetan berkurang . . .

Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019

Menabung di Bank Sudah Biasa, Nih Cobain Alternatif Lainnya

SOKSINEWS.COM, Saat kita menyimpan uang, jangan berpikir bahwa dengan menyimpan uang di bank menjadi jalan kamu untuk mencapai . . .

Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019

Jangan Coba-coba Beli Mobil Mewah Pakai KTP Orang Lain!

SOKSINEWS.COM, Akhir-akhir ini mulai terbongkar modus pemilik mobil mewah memalsukan identitas agar tak kena pajak progresif. . . .

Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019