Sabtu, 14 Desember 2019

 

 

Ekonomi Bisnis & Keuangan

Kadis Pangan Holtikultura Sulteng Sarankan Petani Bergabung Kelompok Tani

Ahmad Fiqi Purba
Sabtu, 31 Agustus 2019 13:51 WIB

Kadis Pangan Holtikultura Sulteng Sarankan Petani Bergabung Kelompok Tani
Pekerja mengangkat kantong pupuk bersubsidi di Gudang Lini III Pasir Hayam, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (8/2/2019). ANTARA JABAR/Nurul Ramadhan/agr.

SOKSINEWS.COM,  Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulteng Trie Iriyani Lamakampali mengatakan para petani yang belum terdaftar pada kelompok tana agar segera bergabung. Trie menyampaikan hal itu dikarenakan  penyaluran pupuk subsidi di tiap kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah selama ini melalui kelompok-kelompok tani yang ada di masing-masing wilayah dengan menyusun rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

"Jadi kalau ada petani yang belum terdaftar dalam kelompok tani, maka segera bergabung," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulteng Trie Iriyani Lamakampali di Palu, Sabtu (31/8/19).

Ia mengatakan kalau ada petani yang mengatakan sulit mendapatkan pupuk subsidi, berarti petani bersangkutan selama ini belum terdaftar dalam kelompok tadi yang ada di wilayahnya. Karena itu, jika ada petani belum masuk dalam kelompok tani, maka secepatnya masuk kelompok tani agar bisa mendapatkan pupuk bersubsidi tersebut.

Menurut dia, kebijakan tersebut tentu untuk meningkatkan pengawasan terhadap distribusi pupuk dan sarana produksi pertanian bersubsidi lainya yang diperuntukkan bagi petani.

Selain itu, juga memudahkan untuk alokasi kebutuhan setiap kali musim tanam sehingga petani tidak mengalami kekurangan pupuk saat tiba waktu untuk menanam.
Juga langkah tersebut untuk mengantisipasi jangan sampai pupuk bersubsidi disalurkan tidak tepat sasaran.

 "Kalau melalui kelompok tani dengan catatan harus bisa menunjukkan RDKK, maka bisa dijamin pupuk akan disalurkan kepada petani sesuai kebutuhan dan tepat sasarannya," kata dia.

Sejumlah petani di Kabupaten Sigi membenarkan bahwa mereka mendapatkan pupuk subsidi melalui kelompok tani yang ada di wilayah mereka.

 "Selama ini kami mendapatkan pupuk subsidi dari kelompok tani yang ada di desa kami," kata Huber, seorang petani di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo.

Hal senada juga disampaikan Pipin, seorang petani di Lembah Palu, yang  mengatakan mendapat pupuk urea bersubsidi melalui kelompok tani.

 "Saya dan teman-teman petani sayur kangkung mendapatkan jatah pupuk urea subsidi melalui kelompok tani yang ada di wilayah itu," kata dia.

Selama ini, lanjutnya tidak pernah mengalami kesulitan mendapatkan pupuk urea bersubsidi karena stok yang ada di kelompok tadi cukup memadai, sebab setiap bulan kebutuhan sudah dihitung dan diketahui jumlahnya.

Jadi, pemerintah melalui distributor menyalurkannya kepada kelompok sesuai dengan jumlah kebutuhan yang ada dalam RDKK kelompok tani. 

Berita Lainnya

Banjir Kembali Landa Solok Selatan, 9 Rumah Hanyut Tersapu Air

SOKSINEWS.COM, Banjir bandang kembali melanda Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. 9 rumah hanyut, sejumlah jembatan ambruk . . .

Ekonomi Jumat, 13 Desember 2019

Presdir BCA: Kepercayaan Masyarakat Berawal Dari Perusahaan Solid

SOKSINEWS.COM, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja menegaskan, di tengah perkembangan teknologi . . .

Ekonomi Jumat, 13 Desember 2019

Resmikan Tol Layang Japek, Jokowi Harap Kemacetan Berkurang 30 Persen

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek II). Jokowi berharap kemacetan berkurang . . .

Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019

Menabung di Bank Sudah Biasa, Nih Cobain Alternatif Lainnya

SOKSINEWS.COM, Saat kita menyimpan uang, jangan berpikir bahwa dengan menyimpan uang di bank menjadi jalan kamu untuk mencapai . . .

Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019

Jangan Coba-coba Beli Mobil Mewah Pakai KTP Orang Lain!

SOKSINEWS.COM, Akhir-akhir ini mulai terbongkar modus pemilik mobil mewah memalsukan identitas agar tak kena pajak progresif. . . .

Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019