Senin, 21 Oktober 2019 -

 

 

Ketua DPR: Kedepan Kita Harus Tentukan Langkah Terarah dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Ekonomi  -  Selasa, 10 September 2019, 17:56 WIB
Penulis. Kaslan

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dalam acara diskusi yang digelar Depinas SOKSI dengan tema “Kelestarian Hutan dan Prospek Ekowisata di Era Revolusi Industri 4.0”

SOKSINEWS.COM, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) manyatakan kedepan Perlu ada langkah-langkah secara terncena dan baik dalam pengelolaan kehidupan berbangsa dan bernegara terutama dalam hal penegelolaan hutan.

Hal itu diungkapkan Bamsoet dalam diskusi publik yang bertemakan  “Kelestarian Hutan dan Prospek Ekowisata di Era Revolusi Industri 4.0” di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian LHK-RI, Selasa (10/9/19).

"Kalau meningkatkan kehidupan berbangsa dan bernegara kedepan memang harus ditentukan langkah-langkah yang terencana secara baik". Kata Bamsoet.

Ia Mengatakan, kitak tidak boleh membiarkan hutan ditebang habis begitu saja dan kayunya di jual dengan modus pembangunan industri,dan jalan.

"kita tentu tidak ingin menyianyiakan kekayaan hutan kita berlalu begitu saja. Hutan kita tebang habis dengan berbagai alasan biasanya itu modusnya membangun industri, membangun jalan tapi yang diambil hanya kayunya yang kemudian dijual".terang Bamsoet.

Bamseot menuturkan, dulu semangat para konglomerat dalam membangun jalan hanya untuk mendapatkan konsesi atas harga jual kayu yang saat itu relatif mahal, oleh karena itu kebijakan pemerintah sekarang tidak membiarkan menebang dan menjulanyalnya begitu saja.

"Dulu semangat pala konglomerat membangun jalan itu, bukan untuk jalannya tapi mendapatkan konsesi dan kayu hutannya untuk dijual, karena dulu sangat mahal sekali dan sekarang dengan kebijakan pemerintah yang baru tidak boleh lagi sembarangan kita menebang dan menjual kayu apalagi dalam bentuk gelondongan".Tutur Bamsoet.

Oleh karena Itu bamsoet menegaskan, kedepan harus menghindari pemakaian apapun yang terbuat dari kayu dan menggantinya dengan apapun yang tidak terbuat dari bahan kayu.

Ia pun mencontohkan negara-negara maju yang sukses mengganti bahan-bahan yang tidak terbuat dari kayu dan rotan.

"kedepan memang perlu kita sambut dengan baik dan kedepan kita harus sudah mulai menghindari apapun yang kita pakai ini berasal dari kayu, dibeberapa negara maju sudah menggantinya dengan bahan yang sudah tidak terbuat lagi dari kayu, dan hampir semua sekarang rotan saja tidak lagi terbuat dari rotan asli tapi terbuat dari kayu, itulah masa depan kita yang harus menjaga lingkungan," kata Bamsoet.[]

BamsoetSOKSI

 

 

Baca Juga