Selasa, 15 Oktober 2019 -

 

 

Bamsoet: Niat Saya Maju Ketum Golkar Sudah Bulat, Sekali Layar Terkembang Surut Kita Berpantang

Nasional  -  Senin, 16 September 2019, 14:54 WIB
Penulis. Abu

Ketua DPR Bambang Soesatyo bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie. Foto/Istimewa

SOKSINEWS.COM, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan tidak ada kata mundur dalam perjalanan hidupnya.

Hal itu disampaikan Bambang Soesatyo (Bamsoet) untuk menegaskan bahwa niatnya maju dalam pencalonan ketua Umum Partai Golkar 2019-2024 sudah bulat. Ia mengatakan pencalonannya merupakan amanah dari kader dan pengurus Partai Golkar dari pusat hingga deerah.

"Tugas manusia bukan hanya semata mengejar jabatan, melainkan berjuang untuk perubahan yang lebih baik. Kawan-kawan pengurus dan kader Partai Golkar dari berbagai daerah, maupun ormas pendiri serta sayap Partai Golkar telah menitipkan amanah perjuangan untuk bergerak bersama menjadikan Partai Golkar lebih kuat dan lebih hebat lagi. Ini penting bagi kemajuan Partai Golkar sendiri," Kata Bamsoet usai menghadiri acara lepas sambut sekaligus Penghargaan Anggota Fraksi Partai Golkar DPR periode 2014-2019 dengan periode 2019-2024, di Jakarta, Minggu (15/9/19).

Hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Agung Laksono, dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Akbar Tandung.

Bamsoet menuturkan, sebagai keder Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum SOKSI falsafah Maju Terus Pantang Mundur. Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang! sudah tertanam didalam dirinya.

"Lebih baik hancur lebur di medan pertempuran, dari pada pulang tapi hidup terhina," tutur Bamsoet.

Dalam acara tersebut, Bamsoet juga menyampaikan, sebagai pengurus DPP Partai Golkar yang masih aktif telah meminta izin kepada Ketum Golkar Airlangga Hartarto untuk maju dalam kontestasi Musyawarah Nasional (Munas) periode 2019-2024.

"Sebagai kader dan pengurus DPP Partai Golkar yang masih aktif, saya juga sudah minta izin untuk maju dalam kontestasi Ketua Umum Partai Golkar 2019-2024 kepada Pak Airlangga Hartarto yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Umum. Beliau mengizinkan. Jadi antara saya dengan Pak Airlangga tidak ada masalah pribadi apapun. Kita sepakat bersaing secara sehat agar Partai Golkar menjadi kuat," ujarnya.

Dia menambahkan, pasca penyelenggaraan Musyawarah Nasional, Partai Golkar tidak akan terpecah menjadi dualisme kepemimpinan maupun melahirkan partai politik baru. Kontestasi Ketua Umum 2019-2024 justru dikatakannya harus dijadikan momentum menjadikan Partai Golkar bergeliat lebih hebat lagi.

"Kami bertanding untuk bersanding. Siapa pun yang menang harus merangkul yang kalah untuk berkolaborasi. Sudah cukup bagi Golkar menjadi bidan untuk kelahiran partai politik baru," tuturnya.

Sebagai partai politik tertua di Indonesia, kata dia, kini waktunya Golkar membuktikan diri kepada partai politik lainnya bahwa kontestasi tidak akan berujung pada perpecahan.

Karena jika melihat kondisi partai politik saat ini, sambung dia, praktis hanya di Partai Golkar yang masih terdapat kontestasi untuk menduduki kursi ketua umum, sementara partai politik lainnya lebih mengandalkan aklamasi. "Ini menunjukan betapa demokratisasi di tubuh Partai Golkar masih sangat terjaga dengan baik," tutur Bamsoet.[]

BamsoetAirlangga HartartoMunas

 

 

Baca Juga