Rabu, 30 September 2020

 

 

Nasional Hukum

Imam Nahrawi Ajukan Pengunduran Diri Ke Presiden

Abu
Kamis, 19 September 2019 11:39 WIB

Imam Nahrawi Ajukan Pengunduran Diri Ke Presiden
Presiden Joko Widodo

SOKSINEWS.COM, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sudah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Tadi disampaikan ke saya surat pengunduran diri dari Pak Menpora Imam Nahrawi," kata Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Kamis, (19/09/19).

Pada Rabu (19/9), KPK mengumumkan Imam Nahrawi sebagai tersangka pengembangan perkara suap terkait penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora pada KONI Tahun Anggaran (TA) 2018.

Imam diduga menerima suap dengan nilai total Rp26,5 miliar yang merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora TA 2018, penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima, dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam selaku Menpora.

"Tadi pagi Pak Imam Nahrawi sudah bertemu dengan saya dan saya menghormati apa yang sudah diputuskan oleh KPK bahwa Pak Imam Nahrawi sudah menjadi tersangka karena urusan dana hibah dengan KONI," ungkap Presiden.

Presiden mengaku menghormati proses hukum penetapan Imam sebagai tersangka tersebut. Namun mengenai pengganti Imam, Presiden belum memutuskannya.

"Tentu saja akan kita segera pertimbangkan apakah segera diganti dengan yang baru atau memakai Plt (pelaksanan tugas)," ujar Presiden.

Presiden juga belum memutuskan apakah pengganti Imam juga akan berasal dari partai pengusung yang sama, yaitu Partai Kebangkitan Bangsa.

"Belum baru satu jam lalu disampaikan ke saya surat pengunduran dirinya. Kita pertimbangkan dalam sehari," ungkap Presiden.

Ia pun meminta agar para pembantunya berhati-hati dalam menggungakan anggaran.

"Semuanya hati-hati menggunakan anggaran, gunakan APBN karena semuanya diperiksa, kepatuhannya perundang-undanganan oleh BPK, Kalau ada penyelewengan, itu urusannya dengan aparat penegak hukum," tegas Presiden.

KPK menyatakan bahwa uang Rp26,5 miliar tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak Iain yang terkait.

Adapun rinciannya dalam rentang 2014-2018, Menpora melalui asisten pribadinya Miftahul Ulum yang sudah ditetapkan juga sebagai tersangka menerima uang sejumlah Rp14,7 miliar.

Selain penerimaan uang tersebut, dalam rentang waktu 2016-2018, Imam selaku Menpora diduga juga meminta uang sejumlah total Rp11,8 miliar

Imam dan Miftahul disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.[]

Berita Lainnya

Menperin Minta Awak Industri Hindari Kegiatan yang Melibatkan Kerumunan Orang

SOKSINEWS.COM, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengimbau para pelaku industri untuk menghindari kegiatan . . .

Nasional Rabu, 30 September 2020

Sinovac dan Bio Farma Mulai Transfer Teknologi untuk Produksi Vaksin COVID-19

SOKSINEWS.COM, Perusahaan pengembang vaksin asal China, Sinovac Biotech, dan perusahaan farmasi Indonesia, Bio Farma, telah mulai . . .

Nasional Rabu, 30 September 2020

Kelahiran SOKSI untuk Melawan PKI

SOKSINEWS.COM, Berdirinya ormas Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) dilatarbelakangi kondisi struktur kehidupan . . .

Nasional Rabu, 30 September 2020

Hari Rabu, 7 Amalan Ini Pahalanya Luar Biasa

SOKSINEWS.COM, Rabu adalah salah satu hari dari tujuh hari yang Allah ciptakan untuk manusia. Hari Rabu merupakan hari setelah . . .

Nasional Rabu, 30 September 2020

Menperin Imbau Pelaku Industri Tak Gelar Kegiatan Bersifat Massal

SOKSINEWS.COM, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengimbau pelaku industri menghindari kegiatan yang . . .

Nasional Rabu, 30 September 2020