Kamis, 20 Februari 2020

 

 

Ekonomi

Obyek Wisata di Jayawijaya Tidak Terdampak Kerusuhan

Abubakar
Rabu, 09 Oktober 2019 12:29 WIB

Obyek Wisata di Jayawijaya Tidak Terdampak Kerusuhan
Gua

SOKSINEWS.COM, Sejumlah obyek wisata di Kabupaten Jayawijaya tidak terdampak kerusuhan yang terjadi pada dua pekan lalu hingga menyebabkan terjadi pengungsian besar-besaran.

Arkeolog senior dari Balai Arkeologi Papua Haris Suroto di Kota Jayapura, membenarkan hal itu.  Rabu, (09/10/19).

"Pascakerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, obyek wisata budaya atau obyek wisata alam masih bisa dikunjungi oleh para traveler," tambahnya.

Hal ini, menurutnya karena sejumlah destinasi wisata tersebut dalam kondisi aman, tidak terkena dampak kerusuhan, letak obyek-obyek wisata tersebut berada di pinggir Kota Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya.

"Kerusuhan hanya terjadi di pusat perekonomian Wamena. Selain itu, dalam budayanya, Suku Dani sebagai pemilik obyek wisata budaya seperti mumi, selalu menjaga peninggalan leluhur mereka," ungkapnya.

Rumah-rumah tradisional Suku Dani di sekitar Wamena dan Lembah Baliem juga masih utuh, sehingga bagi penyuka tracking masih dapat menyaksikan kehidupan tradisional dan pemukiman tradisional Suku Dani.

"Situs Gua Kontilola dengan gambar alien di dalamnya juga aman dari kerusuhan. Mama-mama Suku Dani yang kreatif juga masih tampak terlihat bersemangat merajut noken, baik untuk dipergunakan sendiri atau untuk dijual pada wisatawan," jelasnya mencontohkan salah satu obyek wisata yang tidak terdampak kerusuhan.

Labu air sebagai bahan baku pembuat koteka, lanjut dia juga masih banyak dijumpai di pekarangan honai rumah warga. Rotan dan rumput sebagai bahan untuk membuat gelang dan cincin khas Wamena juga masih banyak dan mudah didapatkan.

"Kebun-kebun di pinggiran Wamena juga masih menghasilkan ubi jalar serta keladi, sebagai kuliner tradisional Lembah Baliem. Udang selingkuh juga masih didapatkan di Sungai Baliem.

Koteka, noken, gelang, dan cincin khas Wamena merupakan oleh-oleh bagi traveler," katanya.

Lalu, ubi jalar dan keladi yang diolah dengan bakar batu, serta udang selingkuh merupakan kuliner unik yang banyak dicari bagi para traveler yang berkunjung ke Wamena.

"Lembah Baliem sendiri merupakan daerah eksotis dengan keindahan alam dan budayanya. Dengan modal obyek wisata budaya, alam dan produk kreatif khas Wamena maka pariwisata akan membangkitkan perekonomian Wamena yang terpuruk akibat kerusuhan," terangnya.[]

Berita Lainnya

Presiden Jokowi: Investasi Jalan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo menyebut investasi merupakan jalan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah ekonomi . . .

Ekonomi Kamis, 20 Februari 2020

Presiden Jokowi: Seluruh Negara Berebut Arus Modal Masuk

SOKSINEWS.COM, Presiden RI Joko Widodo meresmikan pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2020, di Jakarta, Kamis.(20/02/2020). Dalam . . .

Ekonomi Kamis, 20 Februari 2020

Bulog Jual Beras OP-KPSH Stabilkan Harga Di Sulut

SOKSINEWS.COM, Perum Bulog Divre Sulawesi Utara (Sulut) menjual beras medium Operasi Pasar Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi . . .

Ekonomi Jumat, 14 Februari 2020

RI Perjuangkan Akses Pasar Ke Selandia Baru Saat Hadiri Somtif Ke-7

SOKSINEWS.COM, Indonesia terus berupaya membuka peningkatan akses pasar ekspor Indonesia ke Selandia Baru untuk akses pasar tenaga . . .

Ekonomi Jumat, 14 Februari 2020

Pemprov Jabar Akan Buka Kedai Kopi Di Prancis

SOKSINEWS.COM, Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil Pemprov Jabar akan membuka sebuah kedai kopi di Prancis, pembukaan . . .

Ekonomi Selasa, 11 Februari 2020