Sabtu, 04 April 2020

 

 

Ekonomi Bisnis & Keuangan

Menteri KKP Susi Pudjiastuti Resmikan 16 Kegiatan Program Prioritas

Ahmad Fiqi Purba
Kamis, 10 Oktober 2019 10:13 WIB

Menteri KKP Susi Pudjiastuti Resmikan 16 Kegiatan Program Prioritas
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (tengah)dalam acara peresmian 16 kegiatan prioritas pembangunan kelautan dan perikanan yang berlangsung di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, Kamis (10/10/2019). ANTARA/M Razi Rahman

SOKSINEWS.COM, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meresmikan sebanyak 16 kegiatan yang termasuk dalam program prioritas dalam rangka membangun dan melesatkan sektor kelautan dan perikanan nasional.

Menteri Susi, dalam acara peresmian yang berlangsung di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, Kamis (10/10/19), juga melakukan video conference atau sambungan video jarak jauh antara lain dengan sejumlah Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT), serta nelayan di sejumlah daerah.

"Tolong dijaga (sumber daya kelautan dan perikanan), uangnya ditabung, dibelikan kapal lagi, jangan dibelikan macam-macam," kata Menteri Susi saat berbincang dengan nelayan yang terdapat di SKPT Morotai yang terletak di Provinsi Maluku Utara.

Sebelum melakukan sambungan video jarak jauh, Menteri Kelautan dan Perikanan juga meninjau bangunan gudang pendingin (cold storage) berkapasitas 1.000 ton yang terletak di Kawasan Perikanan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Selain bangunan cold storage di Muara Baru Jakarta, sebanyak 16 kegiatan prioritas tersebut antara lain adalah SKPT Sebatik, SKPT Merauke, SKPT Morotai, SKPT Talaud, SKPT Biak, dan SKPT Mimika.

Kemudian, Pabrik Pakan Pangandaran, Embung Pangandaran, Politeknik Bone, Politeknik Kupang, Politeknik Jembrana, Politeknik Pangandaran, Akademi Komunitas Wakatobi, Kantor Karantina Wilayah Sebatik, serta Pasar Ikan Modern Bandung.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bertekad bahwa pelayanan publik dan perizinan harus cepat dan tidak berbelit-belit agar tidak menghambat investasi dan kinerja dunia usaha sektor perikanan.

Tolak ukur dari pelayanan prima adalah cepat, terjangkau, terukur, sederhana, akuntabel, dapat diakses dengan mudah, inovatif dengan kompetensi SDM yang melayani dengan profesional dan bersih.[]
 

Berita Lainnya

Pertamina Tambah Pasokan LPG 38.080 Tabung

SOKSINEWS.COM, Pertamina mengantisipasi lonjakan kebutuhan LPG 3 kilogram dengan menambah fakultatif jumlah LPG yang terpusat . . .

Ekonomi Jumat, 28 Februari 2020

Luhut: Pariwisata Indonesia Rugi 500 Juta Dolar Karena COVID-19

SOKSINEWS.COM, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa sektor pariwisata . . .

Ekonomi Selasa, 25 Februari 2020

Pengamat: Kredit UMI Dorong Kemajuan Ekonomi Daerah

SOKSINEWS.COM,  Pengamat UMKM Universitas Tanjungpura Pontianak, Muhammad Fahmi, MM, AK, Ca menyebutkan kredit Ultra Mikro . . .

Ekonomi Senin, 24 Februari 2020

Pengamat: Pertumbuhan Ekonomi RI Direvisi Jadi Momentum Berbenah

SOKSINEWS.COM, Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Berly Martawardaya menilai revisi . . .

Ekonomi Jumat, 21 Februari 2020

Mendag Gandeng Pelaku Usaha India Tingkatkan Perdagangan

SOKSINEWS.COM,Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menekankan pentingnya berkolaborasi dengan pelaku usaha India dalam meningkatkan . . .

Ekonomi Jumat, 21 Februari 2020