Jumat, 22 November 2019

 

 

Nasional Daerah

Polisi Medan Siap Bantu Cari Staf Protokol Medan Yang Kabur

Abubakar
Rabu, 16 Oktober 2019 17:30 WIB

Polisi Medan Siap Bantu Cari Staf Protokol Medan Yang Kabur
Pihak Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan

SOKSINEWS.COM, Pihak Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan siap membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mencari keberadaan seorang staf protokol Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang berinisial AND yang melarikan diri.
 
"Kalau diminta bantuan, kita siap," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto saat dikonfirmasi di Medan, Rabu, (16/10/19).

Diketahui, AND melarikan diri saat dilakukan operasi tangkap tangan (OTT) oleh tim KPK di Kota Medan, Selasa (15/10) malam.

"Salah satu pihak yang dicari KPK tadi malam mencoba melarikan diri, dan hampir menabrak tim KPK di lapangan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu.
 
Lebih lanjut, Febri pun menjelaskan kronologi terkait upaya penangkapan terhadap staf protokol Wali Kota Medan itu.

Pada Selasa (15/10) malam sekitar pukul 21.25 WIB ketika tim mendatangi rumah Kepala Dinas PU, terpantau sebuah mobil Avanza silver yang diduga dikendarai oleh staf protokol Wali Kota, saudara AND.

"Merasa diikuti, pengemudi melajukan mobil dengan kencang di salah satu ruas jalan di Kota Medan. Sampai akhirnya dalam posisi yang sudah diapit oleh tim, mobil berhenti, namun saudara AND tidak turun," ungkap Febri.
 
Selanjutnya, kata dia, tim menghampiri mobil tersebut dan menyampaikan bahwa tim berasal dari KPK sekaligus menunjukkan kartu identitas KPK.

"Akan tetapi, pengemudi justru memundurkan mobil dan memacu kecepatan hingga hampir menabrak tim KPK. Dua orang tim selamat karena langsung meloncat untuk menghindari kecelakaan," ungkap Febri.

KPK pun, kata dia, mengingatkan pada seluruh pihak yang ada agar tidak menghambat pelaksanaan tugas KPK dan bersikap kooperatif.

"Kepada saudara AND agar segera menyerahkan diri dan tidak berupaya menghindar dari petugas," ujar dia.
 
Saat ini, kata Febri, tim KPK terus melakukan pencarian keberadaan AND karena diduga menerima tambahan Rp50 juta dari kepala dinas yang akan diperuntukkan pada Wali Kota Medan.[]

Berita Lainnya

Dewan Dakwah Pontianak Galang Dana Untuk Palestina

SOKSINEWS.COM,  Pengurus Dewan Dakwah Indonesia (DDI) Kota Pontianak berserta relawan turun ke jalan melakukan penggalangan . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019

Pemkot Depok Beri Sanksi Penunggak Pajak PBB

SOKSINEWS.COM,  Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok menindak tegas Wajib Pajak (WP) yang tidak membayar Pajak Bumi dan . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019

Wapres Ma'ruf Ziarah Makam Sunan Gunung Jati Cirebon

SOKSINEWS.COM,  Wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan ziarah ke makam Sunan Gunung Jati saat kunjungan kerja ke Cirebon, . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019

MPR Sebut 826 Pasangan Suami Istri Bercerai Akibat Pilkada Langsung

SOKSINEWS.COM, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, menyatakan pelakasanaan pilkada langsung di Indonesia menyebabkan 826 pasangan . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019

KPK Panggil 11 Saksi Kasus RTH Pemkot Bandung

SOKSINEWS.COM, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil 11 saksi dalam penyidikan kasus suap terkait pengadaan tanah untuk . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019