Kamis, 14 November 2019

 

 

Nasional Humaniora

Prevalensi Balita Dengan Gizi Kurang Dan Anak Kurus Menurun

Abubakar
Jumat, 18 Oktober 2019 15:05 WIB

Prevalensi Balita Dengan Gizi Kurang Dan Anak Kurus Menurun
Prevalensi balita dengan gizi kurang dan anak kurus pada tahun 2019 menurun.

SOKSINEWS.COM, Prevalensi balita dengan gizi kurang dan anak kurus pada tahun 2019 menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya menurut data Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Siswanto di Jakarta, prevalensi gizi kurang pada balita turun 1,5 persen dari 17,7 persen menjadi 16,29 persen dan prevalensi anak kurus menurun 2,8 persen dari 10,2 menjadi 7,44 persen pada 2019. Jumat, (18/10/19).

Seiring dengan penurunan kasus gizi kurang dan anak kurus, prevalensi stunting turun 3,1 persen dari 30,8 persen pada 2018 menjadi 27,67 persen pada 2019 menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Penurunan kasus stunting dari 37,2 persen pada 2013 menjadi 27,67 persen tahun 2019 membawa Indonesia berpindah dari kelompok negara dengan kasus stunting tinggi ke kelompok negara dengan kasus stunting menengah.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek berharap penurunan kasus kekerdilan pada anak bisa konsisten tiga persen per tahun sehingga prevalensi kasusnya bisa di bawah 20 persen pada 2024 sesuai target yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Deputi Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretaris Wakil Presiden Bambang Widianto menerangkan bahwa ada lima pilar faktor penentu keberhasilan penurunan angka stunting.

Kelima pilar yang dia maksud meliputi komitmen pemimpin nasional dan pemimpin daerah, perubahan perilaku masyarakat, konvergensi atau pemusatan upaya penanggulangan stunting di berbagai kementerian dan lembaga, ketersediaan pangan dan gizi, serta monitoring dan evaluasi.

Dari kelima pilar tersebut, menurut Bambang, komitmen kepala daerah lah yang paling menentukan keberhasilan upaya penurunan angka gizi buruk pada anak.[]

Berita Lainnya

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Dharma Wanita Lebih Kreatif

SOKSINEWS.COM, Wakil Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Hermanus Man mendorong para anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) . . .

Nasional Kamis, 14 November 2019

Polres Buleleng Tingkatkan Pemeriksaan Tamu Mako Pasca-Bom Medan

SOKSINEWS.COM, Jajaran Polres Buleleng meningkatkan pemeriksaan tamu yang mendatangi markas komando kepolisian pascaledakan bom . . .

Nasional Kamis, 14 November 2019

Kemenag Lebak Tingkatkan Kompetensi Kepala Sekolah Melalui Bintek

SOKSINEWS.COM, Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Banten, meningkatkan kompetensi kepala sekolah melalui pelatihan bimbingan teknis . . .

Nasional Kamis, 14 November 2019

Gubernur Sebut Wisatawan Tak Berduit Dilarang Ke NTT

SOKSINEWS.COM, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor B Laiskodat mengatakan bahwa wisatawan yang tak berduit atau bukan termasuk . . .

Nasional Kamis, 14 November 2019

DPR Tinjau Seleksi Calon Hakim Agung

SOKSINEWS.COM, Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus mengapresiasi kunjungan Wakil Ketua DPR Aziz Syamsudin yang meninjau . . .

Nasional Kamis, 14 November 2019