Jumat, 22 November 2019

 

 

Nasional Daerah

47 Ribu Warga Mataram Belum Terdaftar Jaminan Kesehatan

Abubakar
Senin, 21 Oktober 2019 14:11 WIB

47 Ribu Warga Mataram Belum Terdaftar Jaminan Kesehatan
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram Salman Palipadang di Mataram

SOKSINEWS.COM, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Mataram, Nusa Tenggara Barat, mencatat hingga saat ini terdapat sebanyak 47 ribu jiwa warga Mataram yang belum terdaftar menjadi peserta jaminan kesehatan.

"Artinya, cakupan warga Kota Mataram yang sudah menjadi peserta jaminan kesehatan sampai sekarang mencapai 89 persen," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram Salman Palipadang di Mataram, Senin, (21/10/19).

Salman yang ditemui sesuai mengikuti rapat koordinasi dengan jajaran Pemerintah Kota Mataram, mengatakan, sebanyak 47 ribu jiwa warga Kota Mataram yang belum masuk menjadi peserta jaminan kesehatan baik melalui BPJS Kesehatan maupun swasta, dipicu karena berbagai alasan.

Alasan yang dimaksudkan antara lain, mungkin mereka sengaja tidak mau daftar, belum didaftarkan, atau ada juga yang belum diusulkan untuk pendaftaran khususnya dari peserta penerima bantuan iuran (PBI).

Karenanya, untuk mencapai target kepesertaan jaminan kesehatan 100 persen, pihaknya juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pemerintah agar dapat meningkatkan peserta dari PBI.

"Untuk Kota Mataram, jumlah peserta PBI tahun 2020 kemungkinan akan meningkat, dan saat ini masih dalam proses pembahasan," katanya.

Ia mengatakan, sebenarnya tahun 2019 ini telah ditetapkan sebagai cakupan kepesertaan jaminan kesehatan bagi masyarakat 100 persen.

Tetapi, kenyataannya hingga triwulan terakhir target tersebut belum bisa terlihat peningkatan signifikan karena berbagai hal salah satunya faktor kemampuan daerah.

"Mungkin saja, kemampuan daerah tahun ini terbatas sehingga belum bisa mencapai target yang ditetapkan," katanya.

Di sisi lain, untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Kesehatan tambah Salman, pihaknya juga akan melakukan perekrutan terhadap kader JKN, yang bertugas sebagai perpanjangan tangan BPJS Kesehatan antara lain untuk memberikan informasi kepesertaan serta mengingatkan masyarakat membayar iuran secara rutin.

"Kader JKN ini bukan tukang tagih, tetapi mengingatkan masyarakat membayar iuran secara rutin," katanya.[]

Berita Lainnya

Dewan Dakwah Pontianak Galang Dana Untuk Palestina

SOKSINEWS.COM,  Pengurus Dewan Dakwah Indonesia (DDI) Kota Pontianak berserta relawan turun ke jalan melakukan penggalangan . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019

Pemkot Depok Beri Sanksi Penunggak Pajak PBB

SOKSINEWS.COM,  Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok menindak tegas Wajib Pajak (WP) yang tidak membayar Pajak Bumi dan . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019

Wapres Ma'ruf Ziarah Makam Sunan Gunung Jati Cirebon

SOKSINEWS.COM,  Wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan ziarah ke makam Sunan Gunung Jati saat kunjungan kerja ke Cirebon, . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019

MPR Sebut 826 Pasangan Suami Istri Bercerai Akibat Pilkada Langsung

SOKSINEWS.COM, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, menyatakan pelakasanaan pilkada langsung di Indonesia menyebabkan 826 pasangan . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019

KPK Panggil 11 Saksi Kasus RTH Pemkot Bandung

SOKSINEWS.COM, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil 11 saksi dalam penyidikan kasus suap terkait pengadaan tanah untuk . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019