Selasa, 28 Januari 2020

 

 

Nasional Politik

Kabinet Indonesia Maju Dinilai Apkasi Penuhi Harapan Daerah

Abubakar
Rabu, 23 Oktober 2019 15:09 WIB

Kabinet Indonesia Maju Dinilai Apkasi Penuhi Harapan Daerah
Azwar Anas dalam keterangannya di Banyuwangi

SOKSINEWS.COM, Susunan Kabinet Indonesia Maju yang telah diumumkan oleh Presiden Joko Widodo dinilai bisa memenuhi harapan pemerintah daerah, terutama dalam kaitannya untuk percepatan kemajuan daerah, demikian pernyataan Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Abdullah Azwar Anas.

"Jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju memberi harapan untuk akselerasi daerah, termasuk pemerataan ekonomi daerah," kata Azwar Anas dalam keterangannya di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu, (23/10/19). 

Menurut ia, sistem yang telah dibangun Presiden Jokowi untuk mengakselerasi kemajuan daerah selama ini akan semakin tepat dijalankan oleh sosok-sosok menteri yang telah diumumkan di Jakarta pada Rabu ini.

"Apkasi akan segera menjalin koordinasi dengan sejumlah kementerian untuk merumuskan kolaborasi ke depan agar daerah semakin mendapat tempat dari perspektif Jakarta, seperti yang sudah berjalan selama ini. Banyak sosok menteri dari berbagai daerah juga diakomodasi, sehingga perspektif kementerian akan semakin Indonesia-sentris, bukan Jakarta-sentris," ujarnya.

Kabinet Indonesia Maju, dari sisi pemerintah kabupaten, Apkasi menyambut hangat kehadiran Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri. Pengalaman sebagai Kapolri dengan berbagai tantangan yang kompleks akan sangat membantu Tito dalam menjalankan tugas-tugas di Kementerian Dalam Negeri.

"Tugas-tugas pengoordinasian, pembinaan, pengawasan, dan peningkatan kualitas otonomi daerah akan bisa dijalankan oleh Pak Tito. Satu lagi tugas bagaimana mengefisienkan birokrasi sebagaimana diamanatkan Pak Jokowi, Pak Tito punya pengalaman mendorong reformasi di tubuh kepolisian," kata Bupati Banyuwangi ini.

Azwar Anas menambahkan, seorang Mendagri ke depan tidak hanya butuh kecakapan soal pemerintahan dan pemerintahan daerah, tapi juga cekatan dalam merespons tantangan sosial dan keamanan, misalnya masalah radikalisme yang cukup menghangat beberapa tahun terakhir. Tantangan itu pula yang dihadapi daerah.

"Pak Tito saya kira semua orang sudah tahu bagaimana kompetensinya soal masalah sosial dan keamanan, termasuk upaya deradikalisasi. Ini sangat membantu daerah dalam menciptakan situasi yang kondusif, termasuk menjalankan program deradikalisasi di seluruh pelosok daerah," ujarnya.

Mengenai pelayanan publik yang dijalankan pemerintah kabupaten, Azwar Anas juga mengapresiasi penunjukan Tjahjo Kumolo sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Tjahjo yang sebelumnya menjadi Mendagri dinilai mampu memfasilitasi berbagai pengembangan inovasi daerah.

"Selama menjadi Mendagri, Pak Tjahjo responsif dengan inovasi daerah. Bahkan, hanya beberapa hari sebelum berakhir tugas sebagai Mendagri, beliau masih intens komunikasi, termasuk terakhir ada rapat antara Apkasi dan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri," ujarnya.[]

Berita Lainnya

Omnibus Law Keamanan Laut, Mahfud MD: Bertambah Jadi 24 UU

SOKSINEWS.COM, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyebutkan hasil pemetaan regulasi yang harus . . .

Nasional Selasa, 07 Januari 2020

Korban Kejahatan Seksual Pejabat Buton Utara Dapat Bantuan Psikolog

SOKSINEWS.COM, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi . . .

Nasional Selasa, 07 Januari 2020

Menko Polhukam Gelar Rapat Soal Pengamanan Laut

SOKSINEWS.COM, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menggelar rapat khusus terkait pengamanan wilayah . . .

Nasional Selasa, 07 Januari 2020

PPP Dukung Pansus Jiwasraya

SOKSINEWS.COM, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H. Arsul Sani yang juga Wakil Ketua MPR mengatakan partainya . . .

Nasional Selasa, 07 Januari 2020

Polri: Ada 56 Pertanyaan Diajukan Penyidik Pada Novel

SOKSINEWS.COM, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik Komisi Pemberantasan . . .

Nasional Selasa, 07 Januari 2020