Sabtu, 14 Desember 2019

 

 

Daerah

BI Berharap Penggunaan QRIS Meningkat Di Aceh

Abubakar
Rabu, 30 Oktober 2019 14:03 WIB

BI Berharap Penggunaan QRIS Meningkat Di Aceh
Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh, Zainal Arifin Lubis

SOKSINEWS.COM, Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh, Zainal Arifin Lubis berharap penggunaan Quick Response code Indonesian Standar (QRIS) di provinsi trsebut semakin meningkat sehingga upaya memperluas pembayaran non tunai dapat terwujud.

QRIS Unggul mengandung makna Universal, penggunaan QRIS bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri,” katanya di Banda Aceh, Rabu, (30/10/19). 

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela Sosialisasi dan Edukasi Ketentuan serta Implementasi Quick Response code Indonesian Standar (QRIS) yang diikuti sebanyak 120 pelaku usaha dan kalangan perbankan di Banda Aceh.

Ia menjelaskan penggunaan QRIS tersebut sangat memudahkan masyarakat  bertransaksi, sangat aman serta  efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel.

Ia mengatakan dalam era ekonomi dan keuangan digital 4.0. transaksi ekonomi menjadi serba seamless dan real-time, layanan keuangan menjadi lebih consumer-centric sehingga mendorong terciptanya berbagai model bisnis baru dan meningkatnya penggunaan teknologi canggih.

Menurut dia untuk mendukung transformasi ekonomi dan digital di Indonesia, pada Mei 2019 Bank Indonesia telah meluncurkan Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025. Terdiri dari lima strategi utama, yaitu mendukung integrasi ekonomi-keuangan digital nasional; mendorong digitalisasi perbankan; memperkuat interlink antara Fintech dengan perbankan; menjaga keseimbangan antara inovasi dengan stabilitas dan menjamin kepentingan nasional dalam ekonomi-keuangan digital antar negara.

“Satu hasil nyata yang membanggakan untuk memperluas pembayaran non tunai yang universal, mudah, aman, efisien, dan lancar Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) telah menyusun Standar Nasional QR Code untuk Pembayaran Indonesia, yang BI beri nama QRIS UNGGUL,” katanya.

QRIS mengatur sistem pembayaran dengan terbuka dan menyeragamkan QR code sehingga bisa digunakan multi platform uang elektronik server based dari seluruh Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran.

“Implementasi QRIS secara nasional efektif berlaku mulai 1 Januari 2020, guna memberikan masa transisi persiapan bagi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP),” katanya.

Ia menambahkan dengan QRIS Unggul dapat mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, untuk Indonesia Maju.[]

Berita Lainnya

Pulau Ambon Kembali Diguncang Empat Gempa Susulan, 1 Rumah Roboh

SOKSINEWS.COM, Kota dan Pulau Ambon, Provinsi Maluku kembali diguncang empat gempa susulan dengan kekuatan bervariasi pada Sabtu . . .

Daerah Sabtu, 16 November 2019

372 Perusahan Ajukan Izin Usaha Di Batang

SOKSINEWS.COM, Sebanyak 372 perusahaan lokal maupun asing mengajukan izin usaha di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, seiring dengan . . .

Daerah Senin, 04 November 2019

NTT Memiliki Satu Desa Mandiri

SOKSINEWS.COM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Provinsi Nusa Tenggara Timur,Sinun Petrus Manuk menyebutkan NTT telah . . .

Daerah Senin, 04 November 2019

Ekspedisi Dan Kapuas Diharapkan Menjangkau Warga Hulu Sungai

SOKSINEWS.COM, Pelaksanaan KB bergerak atau ekspedisi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas . . .

Daerah Senin, 04 November 2019

KPU Bantul Gencarkan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Kepada Masyarakat

SOKSINEWS.COM, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai menggencarkan sosialisasi dan pendidikan . . .

Daerah Senin, 04 November 2019