Selasa, 04 Agustus 2020

 

 

Daerah

NTT Memiliki Satu Desa Mandiri

Abubakar
Senin, 04 November 2019 09:51 WIB

NTT Memiliki Satu Desa Mandiri
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Provinsi Nusa Tenggara Timur,Sinun Petrus Manuk.

SOKSINEWS.COM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Provinsi Nusa Tenggara Timur,Sinun Petrus Manuk menyebutkan NTT telah memiliki satu desa mandiri yang telah berhasil membangun desa dengan mengoptimalkan potensi ekonomi desa setempat.

"Desa mandiri sudah mampu membiayai pembangunan desa dengan mengoptimalkan sumber daya alam setempat dalam membangun desa sehingga mampu mendorong pembangunan ekonomi masyarakat berkembang pesat," kata Sinun Petrus Manuk  di Kupang, Senin, (04/11/19).

Sinun Petrus Manuk mengatakan hal itu terkait penetapan status Desa Boru sebagai desa mandiri 2019.

Ia mengatakan, desa yang ditetapkan sebagai desa mandiri di NTT yaitu Desa Boru, Kecamatan Wulanggitan, Kabupaten Flores Timur.

Pada 2018 Desa Boru menyandang sebagai desa Maju dan pada 2019 ditetapkan sebagai desa mandiri karena telah memenuhi kriteria Indeks Desa Membangun (IDM).

Ia mengatakan, penentuan desa sebagai desa Mandiri karena telah memenuhi syarat teknis dari aspek Indeks Desa Membangun (IDM) yakni dimensi lingkungan, dimensi sosial dan dimensi ekonomi serta didukung sumber daya manusia (SDM) yang memadai.

"Apabila status desa menjadi desa mandiri maka alokasi dana desa menjadi berkurang karena pendapatan desa semakin memadai untuk membiayai pembangunan desa secara mandiri," tegasnya.

Kendati demikian kata dia, pemerintah Provinsi NTT tetap memperjuangkan agar Desa Boru yang telah menyandang sebagai desa mandiri, mendapatkan dana insentif dari pemerintah pusat untuk membiayai kegiatan pembangunan desa selain mendapatkan alokasi dana desa yang alokasinya semakin berkurang.

Pada tahun 2018 kata dia, Provinsi NTT memiliki satu Desa Mandiri yaitu Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu.

"Namun pada tahun 2019 Desa Kabuna tidak lagi menjadi Desa Mandiri karena pengelolaan pembangunan desa yang dilakukan pemerintah desa setempat kurang tepat sehingga status desa turun menjadi desa maju," tegasnya.[]

Berita Lainnya

Tidak Ada Kematian Akibat COVID-19 Di Semarang Dalam 15 Hari Terakhir

SOKSINEWS.COM, Pemerintah Kota Semarang mencatat tidak ada kematian pasien positif COVID-19 di Ibu Kota Jawa Tengah itu selama . . .

Daerah Minggu, 10 Mei 2020

Banjir dan longsor landa enam daerah di Aceh

SOKSINEWS.COM, Badan Penangulangan Bencana Aceh (BPBA) mengatakan banjir, pohon tumbang, longsor baik berupa tanah, dan bebatuan, . . .

Daerah Jumat, 08 Mei 2020

Bupati Bogor akan tetap perketat operasional transportasi

SOKSINEWS.COM, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan akan tetap memperketat operasional moda transportasi di wilayahnya dan mengabaikan . . .

Daerah Kamis, 07 Mei 2020

Pasien COVID-19 sembuh di Kabupaten Bogor jadi 15 orang

SOKSINEWS.COM, Pemerintah Kabupaten Bogor kembali mengumumkan adanya dua pasien COVID-19 yang berhasil sembuh, sehingga jumlahnya . . .

Daerah Selasa, 05 Mei 2020

Hujan deras rendam beberapa wilayah kota Cilegon

SOKSINEWS.COM, Hujan deras merendam beberapa wilayah di Kota Cilegon, Banten dengan ketinggian  air bekisar 40 cm dan bahkan . . .

Daerah Senin, 04 Mei 2020