Rabu, 30 September 2020

 

 

Nasional

Seorang Santri di Blitar Meninggal Akibat Tersengat Listrik

Ahmad Fiqi Purba
Rabu, 06 November 2019 10:48 WIB

Seorang Santri di Blitar Meninggal Akibat Tersengat Listrik

SOKSINEWS.COM, Seorang santri dari sebuah pondok pesantren di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, meninggal dunia setelah dirinya tersengat aliran listrik.

Paur Humas Polres Blitar Bripka Didik Dwi mengemukakan kejadian itu berawal saat korban, AM (13) membantu kerja bakti di pekarangan bagian belakang pondok pesantren, pada Selasa (5/11/19) malam.

"Saat ada rekan Muhamad Maulana yang sedang menaruh kabel yang digunakan untuk menyalakan lampu guna penerangan dalam kegiatan kerja bakti di pekarangan bagian belakang pondok pesantren. Kemudian korban bermaksud akan membantu dengan menancapkan ke stop kontak yang ada di dapur pondok," katanya di Blitar, Rabu (6/11/19).

Saat hendak menancapkan tersebut, korban terkejut sambil berkata "Ya Allah kesetrum". Setelah korban berteriak demikian, yang bersangkutan terjatuh telentang.

Mengetahui kejadian itu, rekan-rekan korban juga langsung menolongnya dan mencari bantuan. Yang bersangkutan juga dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, namun nyawanya tidak dapat tertolong. Ia meninggal dunia.

Keluarga yang mendengar kabar tersebut juga panik. Mereka langsung menuju ke Puskesmas guna mengetahui langsung kondisi anak tersebut. Mereka bersedih, sebab yang bersangkutan meninggal dunia.

Namun, lanjut Bripka Didik keluarga menolak untuk dilakukan autopsi pada yang bersangkutan. Mereka menerima dengan ikhlas kejadian tersebut dan menilai bahwa hal itu merupakan musibah.

Keluarga juga sudah memberikan pernyataan secara resmi bahwa menolak untuk dilakukan autopsi. Setelah jenazah dirawat di Puskesmas, keluarga lalu mengambilnya dan memakamkan di tempat pemakaman yang ada di desa mereka yakni Desa/Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar.

Polisi juga mengimbau agar warga berhati-hati terutama jika berhubungan dengan aliran listrik dengan tetap memastikan bahwa aliran listrik itu aman. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti terkena aliran listrik. Setiap kali hendak berdekatan dengan aliran listrik harus dipastikan tangan dalam kondisi kering atau tidak basah serta jika hendak memperbaiki aliran listrik juga harus dipastikan keamaannya.
 

Berita Lainnya

Menperin Minta Awak Industri Hindari Kegiatan yang Melibatkan Kerumunan Orang

SOKSINEWS.COM, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengimbau para pelaku industri untuk menghindari kegiatan . . .

Nasional Rabu, 30 September 2020

Sinovac dan Bio Farma Mulai Transfer Teknologi untuk Produksi Vaksin COVID-19

SOKSINEWS.COM, Perusahaan pengembang vaksin asal China, Sinovac Biotech, dan perusahaan farmasi Indonesia, Bio Farma, telah mulai . . .

Nasional Rabu, 30 September 2020

Kelahiran SOKSI untuk Melawan PKI

SOKSINEWS.COM, Berdirinya ormas Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) dilatarbelakangi kondisi struktur kehidupan . . .

Nasional Rabu, 30 September 2020

Hari Rabu, 7 Amalan Ini Pahalanya Luar Biasa

SOKSINEWS.COM, Rabu adalah salah satu hari dari tujuh hari yang Allah ciptakan untuk manusia. Hari Rabu merupakan hari setelah . . .

Nasional Rabu, 30 September 2020

Menperin Imbau Pelaku Industri Tak Gelar Kegiatan Bersifat Massal

SOKSINEWS.COM, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengimbau pelaku industri menghindari kegiatan yang . . .

Nasional Rabu, 30 September 2020