Minggu, 17 November 2019

 

 

Nasional

Wapres: Waspadai Timbulnya Virus Discontent

Ahmad Fiqi Purba
Jumat, 08 November 2019 11:32 WIB

Wapres: Waspadai Timbulnya Virus Discontent
Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan pidato kunci pada Seminar Sekolah Peserta Sespimti Polri Dikreg ke-28 di Grand Ballroom The Tribrata Dharmawangsa Jakarta, Jumat (8/11/2019). (Fransiska Ninditya)

SOKSINEWS.COM, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan virus discontent atau ketidakpercayaan dari masyarakat terhadap pemerintah harus diwaspadai, supaya tidak memicu ketidakstabilan pemerintahan di suatu negara.

“Pentingnya kita mewaspadai dan mengantisipasi timbulnya virus discontent, virus ketidakpuasan masyarakat yang bisa memicu keadaan yang tidak stabil,” kata Wapres Ma’ruf saat menyampaikan pidato kunci pada Seminar Sekolah Peserta Sespimti Polri Dikreg Ke-28 di Grand Ballroom The Tribrata Dharmawangsa Jakarta, Jumat (8/11/19).

Menurut Ma'ruf, gelombang ketidakpuasan masyarakat terhadap penguasa sudah muncul di sejumlah negara, seperti di Hong Kong, Chili, dan Lebanon.

Ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah itu, kata dia, juga tidak tertolong dengan penerapan kebijakan seperti perombakan kabinet hingga mundurnya pemimpin di negara-negara tersebut.

“Di Chili, padahal masalah yang timbul hanya kenaikan transportasi umum. Bahkan ketika reshuffle kabinet itu juga tidak menyelesaikan masalah,” katanya.

Ma’ruf, yang awalnya akan ke Chili pada Senin (11/11) untuk menghadiri pertemuan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), batal berangkat karena Pemerintah Chili menunda pelaksanaan pertemuan tersebut.

“Begitu juga di Hong Kong, sumbernya soal HAM, masalah ekstradisi; dan sampai sekarang sudah lebih dari satu bulan demonstrasinya terus berlanjut dan ekonominya lumpuh,” katanya.

Di Lebanon, gelombang ketidakpuasan masyarakat memaksa Perdana Menteri Saad al-Hariri mundur dari jabatannya. Namun, keputusan itu juga belum menyelesaikan persoalan di negara tersebut.

“Oleh karena itu, masalah virus discontent menurut saya harus diwaspadai, diantisipasi, supaya tidak terjadi seperti yang di Chili, Hong Kong maupun Lebanon, sehingga kita bisa menjaga stabilitas bangsa dan negara,” kata Ma'ruf.[]

Berita Lainnya

Nelayan Bintan Dapat Bantuan 59 Unit Mesin Ketinting Pada Tahun 2019

SOKSINEWS.COM,  Plt. Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Isdianto menyebutkan pihaknya selama tahun ini menyerahkan bantuan . . .

Nasional Minggu, 17 November 2019

110.459 WNA Kunjungi Sulut Selama 2019

SOKSINEWS.COM,  Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Manado mencatat sekitar 110.459 orang Warga . . .

Nasional Minggu, 17 November 2019

Kapolda Gorontalo Turut Serta Deklarasi Penolakan Narkoba

SOKSINEWS.COM, Kapolda Gorontalo Brigjen Polisi Wahyu Widada turut serta dalam kegiatan deklarasi penolakan terhadap peredaran . . .

Nasional Minggu, 17 November 2019

Banjir Rendam Lima Kecamatan Di Aceh Barat

SOKSINEWS.COM, Sebanyak 38 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Barat, Minggu malam masih terendam air dengan . . .

Nasional Minggu, 17 November 2019

Polisi Amankan Pelaku Pembuangan Bangkai Babi Di Helvetia

SOKSINEWS.COM,  Anggota Polsek Helvetia Polrestabes Medan mengamankan seorang warga daerah setempat atas dugaan membuang . . .

Nasional Minggu, 17 November 2019