Minggu, 17 November 2019

 

 

Ekonomi

KKP Ingin Kembangkan 1.000 Pusat Pelatihan Perikanan

Ahmad Fiqi Purba
Jumat, 08 November 2019 13:13 WIB

KKP Ingin Kembangkan 1.000 Pusat Pelatihan Perikanan
Kepala Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan KKP Sjarief Widjaja. ANTARA/HO KKP

SOKSINEWS.COM, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ingin mengembangkan hingga lebih dari 1.000 Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) yang tersebar hingga ke seluruh daerah di Nusantara.

"Kami ingin kembangkan hingga 1.000 P2MKP pada tahap awalnya," kata Kepala Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan KKP Sjarief Widjaja dalam acara Dialog dan FGD Forum Komunikasi P2MKP di Jakarta, Jumat (8/11/19).

P2MKP adalah lembaga pelatihan yang dikelola secara individu atau kelompok di bidang kelautan dan perikanan yang sukses dalam mengelola usahanya untuk dijadikan tempat pelatihan dan sertifikasi yang juga merupakan bagian program pengembangan SDM kompeten bidang kelautan dan perikanan.

Kegiatan yang digelar di Auditorium Tuna, Gedung Mina Bahari (GMB) IV KKP itu diikuti oleh sekitar 200 orang yang mewakili 350 P2MKP seluruh Indonesia.

Sjarief memaparkan untuk mengembangkan tersebut maka pihaknya akan melakukan mapping atau pemetaan agar dapat diketahui daerah mana yang jumlah P2MKP-nya minim. "Kalau mapping-nya jadi atau sudah selesai, dapat kami lihat kawasan-kawasan mana yang akan dikembangkan," katanya.

Dari berbagai masukan, Sjarief mengemukakan bahwa ditemukan masih sedikit jumlah P2MKP di sejumlah wilayah provinsi di Indonesia bagian timur, seperti di Papua, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagaimana diwartakan, KKP menyatakan agar kesejahteraan hingga pembangunan SDM selayaknya menjadi prioritas bagi pembangunan sektor kelautan dan perikanan pada tahun 2020-2025.

Dirjen Perikanan Tangkap KKP M Zulficar Mochtar menyatakan beberapa isu strategis bidang kelautan dan perikanan lima tahun ke depan yang akan dihadapi oleh pemerintah Indonesia antara lain daya saing SDM, inovasi teknologi dan riset, serta pengembangan sumber daya kelautan dan perikanan.

"Lima tahun ke depan arah kebijakan di bidang kelautan dan perikanan adalah membangun kedaulatan yang mampu menopang kemandirian dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan. Selain itu, kita akan menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang bertanggung jawab, berdaya saing, dan berkelanjutan," kata Zulficar.

Semua itu, ujar dia, tidak akan tercapai tanpa SDM yang berkualitas. Maka, lanjut dia, KKP akan mengoptimalkan pemanfaatan inovasi teknologi dan riset serta meningkatkan kualitas SDM kelautan dan perikanan agar tujuan pembangunan yang telah direncanakan dapat tercapai.[]

Berita Lainnya

Dewan Pengupahan Bekasi Sepakat UMK 2020 Capai Rp 4 Juta Lebih

SOKSINEWS.COM,  Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyepakati besaran Upah Mininum Kabupaten (UMK) setempat . . .

Ekonomi Sabtu, 16 November 2019

Ratusan Warga Pesisir Kota Kupang Ajukan Pinjaman Uang Lewat Fintech

SOKSINEWS.COM,  Sekitar 200 warga pesisir di Kota Kupang telah mengajukan pinjaman uang memanfaatkan layanan akses keuangan . . .

Ekonomi Sabtu, 16 November 2019

Dubes Jepang Temui Luhut Bahas Kerja Sama Peningkatan Ekspor

SOKSINEWS.COM, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii menemui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut . . .

Ekonomi Jumat, 15 November 2019

Pertamina Pastikan Layanan Solar Tersedia

SOKSINEWS.COM, PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan solar subsidi baik di terminal BBM maupun di SPBU mencukupi untuk . . .

Ekonomi Jumat, 15 November 2019

BKPM Berupaya Keras Pulihkan Kepercayaan Investor Jepang

SOKSINEWS.COM, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berupaya keras memulihkan kepercayaan dari investor Jepang agar dapat semakin . . .

Ekonomi Jumat, 15 November 2019