Jumat, 17 Januari 2020

 

 

Ekonomi

AS Berikan Asistensi Ketelusuran Produk Perikanan Indonesia

Abubakar
Jumat, 08 November 2019 13:40 WIB

AS Berikan Asistensi Ketelusuran Produk Perikanan Indonesia
Duta Besar AS Joseph R Donovan dan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

SOKSINEWS.COM, Amerika Serikat (AS) telah memberikan asistensi terkait ketertelusuran produk perikanan dari Indonesia agar dapat memenuhi persyaratan untuk dapat masuk ke pasar Negeri Paman Sam tersebut.

Duta Besar AS Joseph R Donovan dalam siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta, menyatakan bahwa AS telah menerapkan Seafood Import Monitoring Program (SIMP) untuk menjamin ketelusuran produk perikanan yang masuk ke AS. Jumat, (08/11/19). 

"Dalam implementasi SIMP ini, kami (AS) juga telah memberikan asistensi kepada pemerintah dan perusahaan-perusahaan perikanan Indonesia agar produk yang dihasilkan dapat memenuhi persyaratan yang diterapkan," kata Dubes AS.

Sebagaimana diketahui Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Joseph R Donovan telah berkunjung di Kantor KKP, Jakarta, Kamis (7/11), untuk menemui Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Dalam pertemuan tersebut keduanya membahas kerja sama sektor kelautan dan perikanan yang telah terjalin antara Indonesia dan AS serta potensi kerja sama yang dapat dikembangkan di masa mendatang.

Mengawali pertemuan keduanya, Dubes Joseph menyampaikan selamat atas dilantiknya Menteri Edhy sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan RI. Dubes Joseph menuturkan selama ini kerja sama sektor kelautan dan perikanan kedua negara telah terjalin baik.

Menteri Edhy juga menyampaikan apresiasi yang besar atas bantuan-bantuan yang telah diberikan AS khususnya di sektor kelautan dan perikanan. "Semoga persahabatan dan kerja sama yang baik Indonesia dan AS dapat terus kita tingkatkan," ujarnya.

Sementara di bidang investasi, Dubes Joseph bercerita bahwa salah satu perusahaan AS, Forever Oceans Corporations (FOC) telah mempunyai kerja sama dengan Pemda Sulawesi Utara untuk mengembangkan budi daya lepas pantai. Adapun komoditas yang dibudidayakan yaitu ikan amberjack untuk diekspor ke AS.

Sebelumnya, Ketua Harian Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) Moh Abdi Suhufan menyatakan RI berpeluang meningkatkan ekspor hasil perikanan di pasar Amerika Serikat seiring dengan meningkatnya eskalasi perang dagang AS dan China.

Abdi Suhufan mengatakan bahwa perkembangan dan situasi perdagangan internasional terutama antara China dan AS membuka peluang perdagangan Indonesia.

"Market share (pangsa pasar) ekspor perikanan Indonesia ke AS baru mencapai 8,2 persen dan ini berpeluang untuk ditingkatkan," kata Abdi.

Beberapa jenis komoditas yang berpotensial ditingkatkan ekspornya ke AS adalah jenis Ikan tillapia dan tuna. Menurut Abdi, kedua jenis komoditas tersebut memiliki potensi pasar di AS dan selama ini didominasi oleh komoditas dari China.

Ketua Harian Iskindo juga mengungkapkan bahwa kedua jenis komoditas tersebut pangsa pasarnya masing-masing hanya 8,44 persen dan 3,14 persen

Untuk mengisi pasar AS yang kemungkinan ditinggalkan oleh China, maka otoritas terkait di RI perlu lebih bersinergi untuk meningkatkan kapasitas produksi, penetrasi pasar dan menurunkan biaya logistik.

"Pemerintah dan pelaku usaha perikanan mesti duduk bersama untuk membuat pemetaan dan strategi baru guna menerobos pasar Amerika," kata Abdi.[]

Berita Lainnya

Sri Mulyani Sebut Devisit APBD 2019 RP353 Triliun

SOKSINEWS.COM, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari Januari . . .

Ekonomi Selasa, 07 Januari 2020

Banjir Kembali Landa Solok Selatan, 9 Rumah Hanyut Tersapu Air

SOKSINEWS.COM, Banjir bandang kembali melanda Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. 9 rumah hanyut, sejumlah jembatan ambruk . . .

Ekonomi Jumat, 13 Desember 2019

Presdir BCA: Kepercayaan Masyarakat Berawal Dari Perusahaan Solid

SOKSINEWS.COM, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja menegaskan, di tengah perkembangan teknologi . . .

Ekonomi Jumat, 13 Desember 2019

Resmikan Tol Layang Japek, Jokowi Harap Kemacetan Berkurang 30 Persen

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek II). Jokowi berharap kemacetan berkurang . . .

Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019

Menabung di Bank Sudah Biasa, Nih Cobain Alternatif Lainnya

SOKSINEWS.COM, Saat kita menyimpan uang, jangan berpikir bahwa dengan menyimpan uang di bank menjadi jalan kamu untuk mencapai . . .

Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019