Sabtu, 14 Desember 2019

 

 

Nasional

Kondisi Ekonomi Global Makin Berat, Airlangga Semestinya Fokus di Kursi Menteri

Abubakar
Sabtu, 09 November 2019 12:21 WIB

Kondisi Ekonomi Global Makin Berat, Airlangga Semestinya Fokus di Kursi Menteri
Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlanga Hartarto

SOKSINEWS.COM, Pemerhati ekonomi dari The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny S Hartati mengingatkan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlanga Hartarto fokus pada tugasnya sebagai pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kabinet. Enny meragukan Airlangga sebagai Menko Perekonomian akan berkinerja moncer jika merangkap jabatan ketua umum Golkar. Sabtu, (09/11/19).

“Tim ekonomi yang dipimpin Airlangga Hartarto cukup berat. Apalagi, Pak Menko ini maju sebagai calon ketum Partai Golkar, apakah bisa fokus dalam membenahi ekonomi kita? Makanya dari awal kita sudah rekomendasikan ke pemerintah tidak ada rangkap jabatan,” ujar Enny.

Direktur eksekutif INDEF itu menjelaskan, Presiden Jokowi pada periode kedua pemerintahannya menghadapi kondisi perekonomian yang lebih berat. Target pertumbuhan ekonomi selama tiga tahun berturut-turut tak tercapai.

“Kondisi ekonomi global makin berat. Pertumbuhan ekonomi kuartal tiga saja yang mencapai 5,02 membuktikan adanya perlambatan, maka saya prediksi kinerja pertumbuhan ekonomi 2019 yang berada di angka 5,2 persen tidak mungkin tercapai,” ulasnya.

Enny juga menilai angka kemiskinan belum turun signifikan. Selain itu, terjadi ketimpangan antar-daerah.

Oleh karena itu Enny menegaskan, Airlangga yang saat menjadi menteri perindustrian tak begitu moncer semestinya memahami bahwa tantangan sebagai Menko Perekonomian lebih berat. “Menko tidak hanya mengurusi industri, tetapi di bawah menko ekonomi lebih banyak,” tegasnya.

Enny menambahkan, Airlangga harus lebih fokus. Oleh karena itu Enny mengingatkan Airlangga agar tak merangkap jabatan.

“Tadinya saja mengurus satu kementerian tidak fokus. Seharusnya bisa lebih fokus, tidak ada rangkap jabatan. Saya sepakat tidak ada rangkap jabatan antara menteri dan ketua umum ataupun pengurus partai,” tegasnya

Berita Lainnya

PPATK Dalami Rekening Kasino di Luar Negeri Milik Sejumlah Kepala Daerah

SOKSINEWS.COM, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) rupanya tengah menelusuri jejak-jejak transaksi keuangan . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

Sofyan Djalil Bagikan 3.025 Sertifikat Tanah di Kalsel

SOKSINEWS.COM, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) membagikan 3.025 sertifikat tanah ke warga . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

Ditangkap, Buronan Kasus Narkoba Coba Suap Petugas Imigrasi Rp 2 Miliar!

SOKSINEWS.COM, Petugas Imigrasi yang bertugas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara menangkap seorang buronan kasus narkoba inisial . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

PA 212 Minta Kasus Sukmawati-Muwafiq Diproses, Akan Demo Lagi Jika Mangkrak

SOKSINEWS.COM, Massa aksi demonstrasi di Mabes Polri meminta polisi untuk melanjutkan proses hukum dari Sukmawati Soekarnoputri . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

Bamsoet: Wacana Lain Amandemen UUD 1945 di Luar GBHN Bukan dari MPR

SOKSINEWS.COM, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa rencana amandemen UUD 1945 guna untuk menghadirkan pokok-pokok . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019