Sabtu, 14 Desember 2019

 

 

Nasional

Kementerian BUMN Harap Ahok Dapat Perkuat BUMN

Abubakar
Rabu, 13 November 2019 13:40 WIB

Kementerian BUMN Harap Ahok Dapat Perkuat BUMN
Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Jakarta

SOKSINEWS.COM,  Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengharapkan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dapat bergabung dan memperkuat salah satu BUMN.

"Harapan kita memang Pak Ahok bisa membantu BUMN, diharapkan juga Ahok bergabung dan memperkuat salah satu BUMN kita," ujar Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Rabu, (13/11/19).

Ia menambahkan sedianya mantan Gubernur DKI Jakarta itu bakal menempati posisi BUMN strategis yang menyangkut hajat kehidupan orang banyak.

"Yang pasti sektor yang membutuhkan perhatian besar dan menyangkut banyak orang," ucapnya.

Ia mengatakan, proses pengangkatan komisaris dan direksi BUMN harus melalui proses tim penilai akhir (TPA), sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Pemerintah, lanjut dia, ingin mendorong pejabat BUMN dapat bekerja lebih profesional dan transparan sehingga TPA harus dijalankan.

"Pasti ke TPA, semua proses yang ada di BUMN pasti dilalui," katanya.

Kendati demikian, Arya belum berkenan mengungkapkan lebih jauh perihal posisi yang akan dijabat oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Nanti lihat saja, karena belum ada persetujuan. Secara prinsip, pak Ahok bersedia," ujarnya.

Sebelumnya, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan siap untuk dilibatkan dalam pengelolaan BUMN.

"Saya kalau untuk bangsa, negara saya pasti bersedia," ujar Ahok demikian ia biasa di sapa ketika ditemui di kantor Kementerian BUMN di Jakarta, Rabu (13/11).

Ahok datang ke kantor Kementerian BUMN sekitar pukul 09.38 WIB. Sedianya dia diundang oleh Menteri BUMN Erick Thohir untuk membicarakan mengenai BUMN ke depan. Ahok meninggalkan kantor Kementerian BUMN pukul 10.50 WIB.

Dalam pertemuannya dengan Menteri BUMN sekitar satu setengah jam itu, Ahok mengaku siap untuk dilibatkan mengelola di salah satu BUMN. Namun sayangnya, dirinya belum berkenan untuk mengemukakan lebih jauh terkait posisinya nanti.

"Saya mau dilibatkan di salah satu BUMN, itu saja. Jabatannya apa dan BUMN mana, saya tidak tahu, silakan tanya ke Pak Menteri," ucapnya.

Ia juga belum dapat memastikan waktu resmi untuk jabatan yang akan didudukinya nanti.

"Mungkin nanti Desember, atau November saya tidak tahu, mungkin tanya ke Pak Menteri," ucapnya.[]

Berita Lainnya

PPATK Dalami Rekening Kasino di Luar Negeri Milik Sejumlah Kepala Daerah

SOKSINEWS.COM, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) rupanya tengah menelusuri jejak-jejak transaksi keuangan . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

Sofyan Djalil Bagikan 3.025 Sertifikat Tanah di Kalsel

SOKSINEWS.COM, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) membagikan 3.025 sertifikat tanah ke warga . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

Ditangkap, Buronan Kasus Narkoba Coba Suap Petugas Imigrasi Rp 2 Miliar!

SOKSINEWS.COM, Petugas Imigrasi yang bertugas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara menangkap seorang buronan kasus narkoba inisial . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

PA 212 Minta Kasus Sukmawati-Muwafiq Diproses, Akan Demo Lagi Jika Mangkrak

SOKSINEWS.COM, Massa aksi demonstrasi di Mabes Polri meminta polisi untuk melanjutkan proses hukum dari Sukmawati Soekarnoputri . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

Bamsoet: Wacana Lain Amandemen UUD 1945 di Luar GBHN Bukan dari MPR

SOKSINEWS.COM, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa rencana amandemen UUD 1945 guna untuk menghadirkan pokok-pokok . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019