Sabtu, 14 Desember 2019

 

 

Nasional

Pegamat: Prabowo Cerdas Tak Ungkap Rincian Anggaran Secara Terbuka

Abubakar
Rabu, 13 November 2019 14:12 WIB

Pegamat: Prabowo Cerdas Tak Ungkap Rincian Anggaran Secara Terbuka
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto

SOKSINEWS.COM,  Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menilai Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengambil langkah cerdas dengan tidak membuka rincian anggaran Kementerian Pertahanan secara terbuka dalam rapat dengan Komisi I DPR RI.

Dalam rapat yang digelar Di Gedung DPR RI, Selasa (12/11), Prabowo menolak menuruti permintaan Anggota Komisi I dari PDI Perjuangan Effendi Simbolon untuk memaparkan program kerja dengan menguraikan anggaran Kemenhan secara terbuka dalam rapat. Anggaran Kemenhan yang ditetapkan dalam APBN 2020 sebesar Rp131,2 triliun.

"Respon Prabowo tersebut sangat, bernas, cerdas, bagus dan luar biasa. Dia tidak terjebak pada pandangan ES (Effendi Simbolon) yang meminta uraian anggaran pertahanan. Secara tegas Prabowo menolak," ujar Emrus dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, (13/11/19).

Dia mengatakan sikap Prabowo yang hanya bersedia memaparkan rincian anggaran dalam rapat tertutup menunjukkan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra itu telah mampu “membaca” peta politik para aktor politik di parlemen.

Prabowo dinilai telah melakukan hal yang sangat strategis dalam manajemen pertahanan di Tanah Air.

Menurut Emrus, membuka rincian anggaran Kementerian Pertahanan dalam rapat terbuka sangat riskan dilakukan, karena berpotensi menjadi konsumsi publik dan dunia internasional yang sangat tidak menguntungkan posisi Indonesia dalam pengelolaan pertahanan, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

"Alokasi anggaran, apalagi dalam bentuk rincian sejumlah rupiah untuk alutsista tertentu, dari aspek geopolitik posisi Indonesia dalam hubungannya dengan negara-negara lain, utamanya dengan negara tetangga, dan dikaitkan dengan postur keseluruhan APBN kita, saya mendukung pandangan Menhan agar dibahas dalam sidang tertutup di Komisi I DPR-RI," ucap Emrus.

Dia menambahkan apabila terdapat negara yang secara terbuka menyampaikan anggaran pertahanan ke publik, hal itu tidak lain merupakan bagian dari strategi pertahanan negara tersebut.

"Itu sengaja dibuka karena mereka sudah melakukan analisis mendalam tentang kekuatan pertahanan mereka dibanding negara lain sebagai kompetitor di bidang pertahanan," kata pria yang juga menjabat Direktur Eksekutif Lembaga Emrus Corner itu.[]

Berita Lainnya

PPATK Dalami Rekening Kasino di Luar Negeri Milik Sejumlah Kepala Daerah

SOKSINEWS.COM, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) rupanya tengah menelusuri jejak-jejak transaksi keuangan . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

Sofyan Djalil Bagikan 3.025 Sertifikat Tanah di Kalsel

SOKSINEWS.COM, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) membagikan 3.025 sertifikat tanah ke warga . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

Ditangkap, Buronan Kasus Narkoba Coba Suap Petugas Imigrasi Rp 2 Miliar!

SOKSINEWS.COM, Petugas Imigrasi yang bertugas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara menangkap seorang buronan kasus narkoba inisial . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

PA 212 Minta Kasus Sukmawati-Muwafiq Diproses, Akan Demo Lagi Jika Mangkrak

SOKSINEWS.COM, Massa aksi demonstrasi di Mabes Polri meminta polisi untuk melanjutkan proses hukum dari Sukmawati Soekarnoputri . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019

Bamsoet: Wacana Lain Amandemen UUD 1945 di Luar GBHN Bukan dari MPR

SOKSINEWS.COM, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa rencana amandemen UUD 1945 guna untuk menghadirkan pokok-pokok . . .

Nasional Jumat, 13 Desember 2019