Jumat, 06 Desember 2019

 

 

Nasional

DPR Tinjau Seleksi Calon Hakim Agung

Abubakar
Kamis, 14 November 2019 14:39 WIB

DPR Tinjau Seleksi Calon Hakim Agung
Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus

SOKSINEWS.COM, Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus mengapresiasi kunjungan Wakil Ketua DPR Aziz Syamsudin yang meninjau proses wawancara terbuka seleksi calon hakim agung (CHA) karena sebagai bentuk kontrol mengukur objektivitas dan validitas KY dalam melakukan proses seleksi.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Aziz yang telah melakukan kontrol atas apa yang dilakukan KY dalam melakukan 'checks and balances' kekuasaan kehakiman. Sebagai mitra," kata Jaja dalam rilisnya, Kamis, (14/11/19).

Jaja menjelaskan bahwa wawancara dilakukan oleh Anggota KY dan Panel Ahli yang terdiri dari mantan hakim agung dan pakar kenegarawanan.

Pewawancara akan menggali mengenai visi, misi, dan komitmen, kenegarawanan, integritas, kemampuan teknis dan proses yudisial, serta penguasaan hukum materiil dan formil para calon.

Nantinya para calon yang lolos seleksi akan diusulkan ke DPR RI untuk dimintakan persetujuan diangkat menjadi hakim agung. Para calon yang diusulkan ke DPR dipastikan adalah CHA terbaik yang memenuhi standar kualitas dan integritas.

Selain itu, KY juga akan terus mengoptimalkan komunikasi yang intensif dengan Komisi III DPR RI sebagai mitra KY.

Wakil Ketua DPR Aziz Syamsudin menyambut positif undangan KY untuk meninjau langsung proses wawancara terbuka seleksi CHA.

Menurut dia, hasil tinjauan ini dapat menjadi bahan dalam melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang dilakukan Komisi III DPR RI.

Di hari ketiga ini, para CHA yang menjalani wawancara adalah Artha Theresia Silalahi dan Soesilo dari kamar Pidana, serta Sartono dan Triyono Martanto dari kamar Tata Usaha Negara, khusus Pajak.

Hadir sebagai Tim Panelis yaitu Prof Siti Zuhro yang merupakan negarawan untuk menggali pemahaman CHA sejarah bangsa, dasar negara, serta mekanisme dan struktur sistem hukum Indonesia, serta isu-isu sosial di masyarakat.

Selain itu juga hadir J Djohansjah (kamar Pidana) dan HM Hary Djatmiko (kamar Tata Usaha Negara, khusus Pajak) yang bertanya soal kompetensi para calon, serta pengetahuan dan pemahaman hukum formil dan hukum materil terkait dengan pembidangan/kamarisasi hakim agung.

Seleksi CHA ini untuk mengisi 11 orang hakim agung, yakni tiga orang untuk kamar Pidana, satu orang untuk kamar Agama, dua orang untuk kamar Militer, empat orang untuk kamar Perdata, dan satu orang untuk kamar Tata Usaha Negara khusus pajak.[]

Berita Lainnya

Sumber Masalah yang Menggerogoti PT PANN

SOKSINEWS.COM,  PT PANN tengah menjadi sorotan. Namanya tak pernah terdengar bertahun-tahun, tapi tiba-tiba diusulkan mendapatkan . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Wapres Ma'ruf Amin Mengkritik Luhut, Jangan Gunakan Kantor Kementerian Untuk Bahas Urusan Parpol

SOKSINEWS.COM, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengkritik penggunaan kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaaritiman dan Investasi . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Bertemu Mahfud MD, Menteri BUMN Bahas Radikalisme

SOKSINEWS.COM, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD membahas tentang ancaman . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Realisasi Inflasi Sulbar 1,20 Persen

SOKSINEWS.COM, Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Enny Anggraeni Anwar mengatakan realisasi inflasi tercatat 1,20 persen di . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Wamenkeu: Bonus Demografi Solusi Atasi Jebakan Pendapatan Menengah

SOKSINEWS.COM, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan bonus demografi Indonesia merupakan potensi besar sebagai salah . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019