Senin, 21 September 2020

 

 

Nasional

Bappenas Dorong Serapan Anggaran Pembangunan 2020 Lebih Awal

Abubakar
Rabu, 20 November 2019 12:34 WIB

Bappenas Dorong Serapan Anggaran Pembangunan 2020 Lebih Awal
Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Bambang Prijambodo dalam Diskusi CORE di Jakarta

SOKSINEWS.COM, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mendorong agar serapan anggaran tahun 2020 untuk pembangunan dilakukan lebih awal agar memacu pertumbuhan ekonomi lebih optimal.

"Secara natural triwulan pertama (penyerapan anggaran) lebih rendah, tapi distribusi relatif merata dengan kenaikan bertahap akan membantu kualitas pembangunan yang dijalankan," kata Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Bambang Prijambodo dalam Diskusi CORE di Jakarta, Rabu, (20/11/19).

Menurut dia, apabila penyerapan semua menumpuk pada triwulan empat, dikhawatirkan kualitas pembangunan tidak baik dan dampak yang dirasakan masyarakat juga tidak optimal karena tidak dilaksanakan sejak awal.

Untuk itu, ia meminta agar pelaksanaan tender dilakukan lebih awal atau di awal tahun dan beberapa prosedur dilakukan lebih singkat, tapi tetap dibarengi dengan akuntabilitas.

Dengan belanja pemerintah yang diserap lebih awal untuk pembangunan, maka diharapkan konsumsi masyarakat juga meningkat.

Konsumsi rumah tangga tahun 2020, lanjut dia, ditargetkan tumbuh di atas lima persen.

Konsumsi memegang peranan penting karena berkontribusi sekitar 55-56 persen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati sebelumnya memaparkan pendapatan dalam negeri ditetapkan dalam APBN 2020 sebesar Rp2.233,2 triliun yang terdiri dari penerimaan perpajakan Rp1.865,7 triliun, penerimaan negara bukan pajak Rp366,9 triliun dan hibah Rp0,5 triliun.

Dari sisi pengeluaran, belanja negara dalam APBN Tahun Anggaran 2020 ditetapkan sebesar Rp2.540,4 triliun yang terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp1.683,5 triliun serta transfer ke daerah dan dana desa Rp856,9 triliun.

Terdapat lima fokus kebijakan fiskal yang masuk dalam APBN 2020, antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perlindungan sosial serta pengembangan infrastruktur untuk pertumbuhan ekonomi.

Kemudian, pemberian insentif perpajakan untuk peningkatan sumber daya manusia, penguatan transfer ke daerah dan dana desa untuk pemerataan pembangunan dan penguatan dana abadi bidang pendidikan.[]

Berita Lainnya

Kasus Mutilasi, DPR: Anak Muda Harus Hati-hati Jika Berkenalan via Daring

SOKSINEWS.COM, Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin mengimbau agar masyarakat khususnya anak muda dapat lebih berhati-hati dalam . . .

Nasional Minggu, 20 September 2020

Kapasitas Tower 5 RSD Wisma Atlet Sudah Terisi Lebih dari 91 Persen

SOKSINEWS.COM, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyampaikan bahwa Tower 5 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta yang disiapkan . . .

Nasional Minggu, 20 September 2020

Per 20 September, Terkonfirmasi Positif COVID-19 Bertambah 3.989 Kasus

SOKSINEWS.COM, Satgas penanganan COVID-19 menyampaikan data terkini terkait jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 per hari . . .

Nasional Minggu, 20 September 2020

Mendikbud Didesak Jadikan Sejarah sebagai Mata Pelajaran Wajib

SOKSINEWS.COM, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim didesak menjadikan sejarah sebagai mata pelajaran . . .

Nasional Minggu, 20 September 2020

Setelah Keluar Rumah Lakukan Ini untuk Cegah Klaster Keluarga

SOKSIWEWS.COM, Masyarakat diminta secara ketat menjalankan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas di luar rumah. Hal ini . . .

Nasional Minggu, 20 September 2020