Rabu, 23 September 2020

 

 

Nasional

Menkeu Tegaskan Tidak Periksa Rekening Bersaldo Di Atas RP1 Miliar

Abubakar
Rabu, 27 November 2019 14:22 WIB

Menkeu Tegaskan Tidak Periksa Rekening Bersaldo Di Atas RP1 Miliar
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

SOKSINEWS.COM,  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan tidak ada pemeriksaan saldo rekening yang jumlahnya di atas Rp1 miliar untuk kepentingan pajak, mencermati maraknya artis dan Youtuber yang memamerkan saldo tabungan kepada publik.

"Kami tidak memajaki di atas Rp1 miliar. Bagaimana rekening dipajaki?," katanya ditemui di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia (UI) di Depok, Jawa Barat, Rabu, (27/11/19).

Menkeu melanjutkan apabila jumlah saldo di rekening merupakan penghasilan yang sudah dikurangi pajak, maka itu juga tidak menjadi masalah.

"Jadi kalau memang satu miliar itu adalah hasil penerimaan yang sudah bersih dari pajak, ya tidak apa-apa," katanya.

Kementerian Keuangan juga tidak memeriksa rekening masyarakat tapi pemerintah mendapatkan laporan secara reguler khususnya rekening dengan saldo jumbo.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu meyakini setiap masyarakat memiliki kepatuhan terhadap peraturan itu.

"Kami tidak periksa juga. Kami adalah mendapatkan laporan secara reguler, kan itu sesuai dengan peraturan akses informasi," imbuhnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Suryo Utomo dalam Ngobrol Santai bersama awak media beberapa waktu lalu mengatakan DJP sudah memiliki data kepemilikan saldo rekening para wajib pajak (WP) orang pribadi (OP) di atas Rp1 miliar.

Data itu, kata dia, diperoleh dari pihak perbankan secara otomatis.

Suryo menuturkan Ditjen Pajak baru akan mengakses dan membuka data itu jika akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut misalnya ada youtuber yang tidak mau membayar pajak.

"Kita sudah menerima data keuangan secara automatically. Ini sudah dimulai untuk data keuangan berupa saldo rekening per 31 Desember 2017, itu sudah kita minta. Itu kita terima pada April 2018," katanya.

Hal tersebut sesuai ketentuan Automatic Exchange of Information (AEoI) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 39 Nomor 2017 tentang Tata Cara Pertukaran Informasi.[]

Berita Lainnya

Apa Pergantian Cuaca Berpengaruh pada Penyebaran COVID-19?

SOKSINEWS.COM, Pergantian cuaca dari musim panas ke musim hujan saat ini menimbulakan kekhawatiran memperparah penyebaran virus . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020

Anggota Komisi XI Sarmuji Sebut Tren Perekonomian Indonesia Mulai Membaik

SOKSINEWS.COM, Anggota Komisi XI Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji mengatakan, secara teknis Indonesia memang berkemungkinan . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020

Di Depan Sidang Umum PBB, Jokowi Ingatkan Palestina Belum Merdeka

SOKSINEWS.COM, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo menyampaikan pidatonya di Sidang Majelis Umum ke-75 PBB pada Rabu . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020

Mendagri Gandeng Sekjen Parpol Pastikan Pilkada Aman dari Covid-19

SOKSINEWS.COM, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menggandeng para Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Politik (Parpol) . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020

Golkar Kabupaten Belitung Gelar Musda ke-10 pada 27 September

SOKSINEWS.COM, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Belitung akan menggelar musyawarah daerah (Musda) X Partai . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020