Senin, 24 Februari 2020

 

 

Kabar Golkar

Loyalis Bamsoet: Ada 3 Menteri Jokowi Tekan DPD Golkar Untuk Pilih Airlangga

Abubakar
Kamis, 28 November 2019 08:32 WIB

Loyalis Bamsoet: Ada 3 Menteri Jokowi Tekan DPD Golkar Untuk Pilih Airlangga
calon ketua umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet), dan Airlangga

SOKSINEWS.COM, Loyalis calon ketua umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet), Syamsul Rizal, menyebut adanya tiga menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang campur tangan dalam pemilihan ketum partainya. Syamzul mengatakan 3 menteri tersebut menekan DPD Golkar untuk memilih kembali Airlangga Hartarto sebagai ketum.

"DPD 1 dan DPD 2, ditekan, bahkan tolong dicatat, ada indikasi kuat Pak Jokowi juga nggak tahu, tapi ada beberapa pembantu Jokowi dijadikan alat juga untuk tekan DPD-DPD, DPD I, melalui kepala-kepala daerahnya. Dan saya pastikan itu Pak Jokowi tidak tahu. Pak Jokowi sudah dari awal katakan tidak mencampuri urusan Golkar. Lha wong Pak Jokowi baik sama Bamsoet dan Airlangga," kata Syamsul di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (27/11/19).

Menurut Syamzul, tiga menteri Jokowi itu menelepon langsung ke para Ketua DPD I Golkar di daerah untuk memilih dan berpihak kepada Airlangga. Namun, dia meyakini Jokowi tak tahu menahu perihal itu.

"Ada tiga pembantu Presiden yang telepon DPD-DPD dan ketua-ketua DPD I dan kepala-kepala daerah untuk pilih Airlangga, berpihak ke Airlangga, yang sebenarnya tiga menteri ini nggak punya jabatan politik di parpol, hanya mau cari legitimasi politik ke Presiden. Biar Presiden itu percaya mereka punya kekuatan politik, padahal sebenarnya nggak, hanya banyak bacot doang. Bukan, bukan dari Golkar. Ada tiga pembantu Presiden, yang satu itu kader Golkar, yang satu akademisi, yang satu partai lain," ungkap Syamsul.

"Yang muncul sangat santer itu adalah Pak Pratikno, Mensesneg. Nah ini kalau begini, kalau Golkar pecah, kasihan Pak Jokowi nggak tahu persoalan tapi dianggap bagian dari itu, PDIP juga. Jadi tidak elok lah kalau kemudian membawa nama Presiden," sambungnya.

Syamsul mengungkap pihaknya mendapat laporan dari para kader Golkar di daerah soal tekanan untuk mendukung Airlangga. Syamsul menyebut cara seperti itu akan membuat suara Golkar menurun dan berpotensi menimbulkan perpecahan.

"Kami ditelepon beberapa DPD bahwa kepala daerahnya ditekan oleh Menteri A, gitu. Dan ternyata bukan cuma satu provinsi, sedangkan DPD II itu belum tentu juga dia akan loyal dengan DPD I. Iya (kepala daerah ditelepon), ada juga yang langsung ditelepon DPD-nya. Dan kebetulan kepala daerahnya itu juga kader Golkar. Kalau gini caranya, Golkar akan makin merosot suaranya. Dan bisa saja terjadi perpecahan, ada munas penyempurnaan konstitusi terjadi. Bisa saja," tutur Syamsul.

Politikus Golkar itu pun menilai jika tekanan terus dilakukan, maka akan berpotensi memunculkan munas tandingan. Hal itu, kata Syamsul, guna menegakkan konstitusi di Partai Golkar mengingat adanya pelanggaran prinsip-prinsip yang dilakukan kubu Airlangga.

"Ini bisa terjadi, bukan munas tandingan namanya, tetapi munas dalam rangka menegakkan konstitusi organisasi secara murni yang sesuai AD/ART. Hal ini bisa terjadi jika pengurus DPP saat ini tidak hati-hati dalam menempatkan konstitusi. Contohnya, lingkungan di sekitar kantor DPP seperti orang mau perang," katanya.[]

Berita Lainnya

Pimpinan DPR: PP Tidak Bisa Ubah UU

SOKSINEWS.COM, Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin menegaskan bahwa peraturan pemerintah (PP) tidak bisa mengubah sebuah undang-undang . . .

Kabar Golkar Senin, 17 Februari 2020

Sosialisasi 4 Pilar, Misbakhun Ajak Konstituen Tidak Ikutan Latah Sebar Berita Hoax

SOKSINEWS.COM, Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun tidak bosan menghimbau konstituen untuk selalu menjaga . . .

Kabar Golkar Senin, 10 Februari 2020

Airlangga: Bamsoet Salah Satu Waketum Golkar

SOKSINEWS.COM,  Bambang Soesatyo (Bamsoet) ditunjuk menjadi wakil ketua umum Partai Golkar. Informasi itu disampaikan oleh . . .

Kabar Golkar Rabu, 11 Desember 2019

Gerbong Bamsoet Ngaku Belum Dilibatkan dalam Penyusunan Pengurus Golkar

SOKSINEWS.COM, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menunjuk Bambang Soesatyo (Bamsoet) menjadi Waketum. Loyalis Bamsoet, . . .

Kabar Golkar Rabu, 11 Desember 2019

Utusan Istana di Negosiasi Airlangga-Bamsoet di Munas Golkar

SOKSINEWS.COM, Sejumlah pihak menilai aroma Istana begitu kuat dalam musyawarah nasional (Munas) Golkar yang memenangkan Airlangga . . .

Kabar Golkar Senin, 09 Desember 2019