Minggu, 20 September 2020

 

 

Nasional

Pemprov Sultra Serius Perhatikan Pertikaian Di Buton Tengah

Abubakar
Jumat, 29 November 2019 15:54 WIB

Pemprov Sultra Serius Perhatikan Pertikaian Di Buton Tengah
Gubernur Sultra Ali Mazi di Kendari

SOKSINEWS.COM, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan perhatian serius kasus pertikaian antarkelompok warga yang menyebabkan nyawa melayang dan puluhan rumah terbakar di Kabupaten Buton Tengah.

Gubernur Sultra Ali Mazi di Kendari, Jumat menyayangkan peristiwa berdarah yang melanda dua kelompok warga bersaudara tersebut.

"Kita ini semua bersaudara. Kita sama-sama anak bangsa yang harus saling menyayangi, bukan saling menganiaya," kata Gubernur Ali Mazi usai pengukuhan pengurus KONI Sultra, Jumat, (29/11/19).

Pemerintah Sultra segera mencari solusi dari pertikaian yang mengakibatkan puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal karena terbakar.

"Pemerintah daerah setempat segera mendata kerugian dari pertikaian tersebut. Langkah yang diambil pemerintah, baik bantuan perumahan atau bantuan lainnya akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah," kata Ali Mazi.

Ia mengimbau warga Sultra, khususnya warga Buton Tengah, menjaga kondusivitas daerah sehingga dapat menjalankan rutinitas sehari-hari.

"Daerah kita ini dapat dibangun kalau kondisi aman. Investor akan serius menanamkan modalnya kalau daerah kita aman. Kalau sesama kita warga Sultra saja tidak saling menyayangi pastilah pihak lain ragu berada di wilayah kita," ujar Ali Mazi.

Dua kelompok warga di Kacamatan Gu dan Kecamatan Sangiawambulu, Kabupaten Buton Tengah, terlibat pertikaian yang menyebabkan seorang pemuda LM Hidayat Hamza merenggang nyawa dan 25 rumah warga terbakar pada Rabu (27/11).

Pihak kepolisian telah mengamankan lelaki LM bin Lambati (19) atas tuduhan melakukan pembunuhan terhadap lelaki LM Hidayat Hamza (21) yang memicu terjadinya pertikaian antarkelompok warga di Kabupaten Buton Tengah, Sultra.

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhart mengatakan aparat masih mendalami motif peristiwa naas yang menelan korban jiwa tersebut.

"Sejak peristiwa naas melanda wilayah bertetangga tersebut personel gabungan TNI - Polri sudah berada di lokasi dan menambah kekuatan untuk memulihkan situasi," kata Harry.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah pihak bahwa dugaan sementara peristiwa yang merenggut nyawa Hidayat pada Rabu (26/11) sekitar pukul 21:30 Wita bermotif dendam.

Sedangkan rekan korban LD Zainal (16), warga Kelurahan Tolandona, Kecamatan Sangia Wambulu, yang masih berstatus pelajar selamat dari maut.

Tersangka LM alias Lambati dijerat pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang  mengakibatkan meninggalnya orang.[]

Berita Lainnya

4 Tips Baterai Ponsel Anda Lebih Awet

SOKSINEWS.COM,  Ponsel memerlukan baterai agar bisa hidup. Saat baterai akan habis, Anda mungkin terburu-buru mencari charger . . .

Nasional Minggu, 20 September 2020

Messi Bertahan, Kini Lini Serang Barcelona Punya Trio MGA

SOKSINEWS.COM, Barcelona menang 1-0 atas Elche dalam ajang Trofeo Joan Gamper di Estadio Camp Nou, Minggu (20/9/2020) dini hari . . .

Nasional Minggu, 20 September 2020

Fraksi Partai Golkar Tolak Revisi UU Bank Indonesia

SOKSINEWS.COM, Fraksi Partai Golkar di DPR menolak Revisi Undang-Undang (RUU) nomor 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia. Termasuk . . .

Nasional Minggu, 20 September 2020

Prajurit TNI Gugur Pascakontak Senjata dengan KKSB di Intan Jaya

SOKSINEWS.COM, Kontak senjata antara TNI dengan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) di sekitar Koramil Persiapan Hipadipa, . . .

Nasional Sabtu, 19 September 2020

Neymar dan Coutinho Perkuat Skuat Brazil untuk Kualifikasi Piala Dunia

SOKSINEWS.COM, Neymar dan Philippe Coutinho dipanggil masuk dalam skuat Tim Nasional Brasil. Keduanya akan menjadi bagian tim . . .

Nasional Sabtu, 19 September 2020