Jumat, 06 Desember 2019

 

 

Nasional

BPS: Pergeseran Pola Berwisata Turunkan Lama Menginap Wisman Di Bal

Abubakar
Senin, 02 Desember 2019 17:11 WIB

 BPS: Pergeseran Pola Berwisata Turunkan Lama Menginap Wisman Di Bal
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali Adi Nugroho

SOKSINEWS.COM, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali Adi Nugroho berpandangan pergeseran pola berwisata telah berimbas pada semakin menurunnya rata-rata lama menginap wisatawan mancanegara dan domestik di Pulau Dewata.

"Tidak bisa dipungkiri, semua wilayah mendorong potensi wisatanya, karena persaingan semakin terbuka," kata Adi Nugroho saat menyampaikan rilis perkembangan pariwisata Bali periode Oktober 2019, di Denpasar, Senin, (02/12/19). 

Adi mengemukakan, rata-rata lama menginap tamu mancanegara dan domestik di hotel berbintang pada Oktober 2019 adalah 2,86 hari. Jika dibandingkan dengan periode September 2019 dengan lama menginap 2,97 hari terjadi penurunan sebesar 0,11 poin (m to m). Jika dibandingkan dengan Oktober 2018 dengan lama menginap 3,07 hari, juga turun sebesar 0,21 poin (y o y).

"Lama menginap wisatawan yang turun dari tahun yang lalu dengan sekarang, ini agaknya menjadi bagian dari pergeseran dari pola berwisata. Kalau dulu wisatawan mengincar Bali dan mau berlama-lama di Bali, sekarang mereka selain mengincar Bali juga Banyuwangi dan NTB," ujarnya.

Oleh karena itu, menurut Adi, Bali yang sudah beruntung mendapatkan "brand" yang kuat bertahun-tahun di bidang pariwisata seyogyanya tidak tinggal diam dan terus memperhatikan peningkatkan daya saing wilayah sekitarnya, seperti Banyuwangi, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat. "Di samping itu, kita harus terus mengembangkan kekuatan yang sudah terbangun di Bali selama ini," ucapnya.

Sementara itu, dilihat dari perkembangan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Bali pada Oktober 2019 yang sebesar 63,30 persen, juga mengalami penurunan sebesar 4,76 poin dibandingkan Oktober 2018 sebesar 68,06 persen. Namun, jika dibandingkan TPK pada September 2019 (63,22 persen), pada Oktober 2019 terjadi kenaikan sedikit yakni 0,08 poin.

Adi menambahkan, untuk jumlah kunjungan wisman ke Pulau Dewata sepanjang Oktober 2019 sebanyak 568.067 jiwa. Dari jumlah tersebut, wisman yang datang ke Bali menggunakan pesawat sebanyak 566.066 orang (99,65 persen) dan 2.001 kunjungan (0,35 persen) lewat jalur laut.

Adapun lima besar dengan kunjungan wisman tertinggi ke Bali yakni Australia (119.382), China (87.819), India (29.229), Inggris (26.537), dan Perancis (23.742).

"Kunjungan wisman ke Bali pada Oktober 2019 sebanyak 568.067 orang ini, terjadi penurunan 3,81 persen dibandingkan periode September 2019 sebanyak 590.565 orang," ujarnya.

Sedangkan jika ditotal, lanjut Adi Nugroho, jumlah kunjungan wisman ke Bali dari Januari sampai Oktober 2019 sebanyak 5.240.297 orang.[]

Berita Lainnya

Sumber Masalah yang Menggerogoti PT PANN

SOKSINEWS.COM,  PT PANN tengah menjadi sorotan. Namanya tak pernah terdengar bertahun-tahun, tapi tiba-tiba diusulkan mendapatkan . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Wapres Ma'ruf Amin Mengkritik Luhut, Jangan Gunakan Kantor Kementerian Untuk Bahas Urusan Parpol

SOKSINEWS.COM, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengkritik penggunaan kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaaritiman dan Investasi . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Bertemu Mahfud MD, Menteri BUMN Bahas Radikalisme

SOKSINEWS.COM, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD membahas tentang ancaman . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Realisasi Inflasi Sulbar 1,20 Persen

SOKSINEWS.COM, Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Enny Anggraeni Anwar mengatakan realisasi inflasi tercatat 1,20 persen di . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Wamenkeu: Bonus Demografi Solusi Atasi Jebakan Pendapatan Menengah

SOKSINEWS.COM, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan bonus demografi Indonesia merupakan potensi besar sebagai salah . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019