Sabtu, 04 April 2020

 

 

Ekonomi

OJK: Penguatan Bank Muamalat Oleh Calon Investor Masih Berproses

Abubakar
Senin, 09 Desember 2019 16:51 WIB

OJK: Penguatan Bank Muamalat Oleh Calon Investor Masih Berproses
Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK Slamet Edy Purnomo

SOKSINEWS.COM, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan hingga saat ini penguatan modal di Bank Muamalat oleh para calon investor masih terus berproses yang juga akan terus diawasi regulator.

"Kami terus melakukan komunikasi dengan manajemen dan pemegang saham, kami tetap mendorong dan mengawasi prosesnya," kata Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot dalam ngobrol manis bersama media di Jakarta, Senin, (9/12/19).

Namun, Sekar tidak merinci calon-calon investor yang saat ini sedang dalam proses dan berminat menanamkan modalnya di bank syariah pertama di Indonesia itu.

Ia menyebutkan secara umum Bank Muamalat masih beroperasi dan kondisi likuiditas bank yang juga dinilai masih baik.

Sebelumnya, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK Slamet Edy Purnomo di Jakarta, Kamis (14/11) menegaskan calon investor strategis Bank Muamalat perlu menunjukkan keseriusan dengan menaruh dana di rekening penampung (escrow account) atau rekening pihak ketiga.

Penempatan dana itu, kata dia, untuk memastikan masing-masing pihak melaksanakan kewajibannya.

Ia menambahkan calon investor yang berminat terhadap bank syariah tertua di Indonesia itu untuk dapat segera menghubungi pemilik Bank Muamalat, dan juga melapor kepada regulator.

"Calon investor harus memenuhi persyaratan dan persetujuan dari Pemegang Saham Bank, menunjukkan keseriusan dengan menempatkan dana escrow account, dan menjamin sustainable (keberlanjutan) bisnis bank," ujar dia.

OJK juga meminta manajemen Bank Muamalat untuk terus menerapkan langkah perbaikan dan tata kelola perusahaan yang memadai.

Bank Muamalat, bank syariah tertua di Indonesia ini, memang sedang berburu tambahan modal untuk menyehatkan bisnisnya.

Bank Muamalat baru saja mengumumkan rencana Penawaran Umum Terbatas IV dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

Dalam keterbukaan informasi di situs resminya, Bank Muamalat berencana menerbitkan 32,96 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100.[]

Berita Lainnya

Pertamina Tambah Pasokan LPG 38.080 Tabung

SOKSINEWS.COM, Pertamina mengantisipasi lonjakan kebutuhan LPG 3 kilogram dengan menambah fakultatif jumlah LPG yang terpusat . . .

Ekonomi Jumat, 28 Februari 2020

Luhut: Pariwisata Indonesia Rugi 500 Juta Dolar Karena COVID-19

SOKSINEWS.COM, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa sektor pariwisata . . .

Ekonomi Selasa, 25 Februari 2020

Pengamat: Kredit UMI Dorong Kemajuan Ekonomi Daerah

SOKSINEWS.COM,  Pengamat UMKM Universitas Tanjungpura Pontianak, Muhammad Fahmi, MM, AK, Ca menyebutkan kredit Ultra Mikro . . .

Ekonomi Senin, 24 Februari 2020

Pengamat: Pertumbuhan Ekonomi RI Direvisi Jadi Momentum Berbenah

SOKSINEWS.COM, Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Berly Martawardaya menilai revisi . . .

Ekonomi Jumat, 21 Februari 2020

Mendag Gandeng Pelaku Usaha India Tingkatkan Perdagangan

SOKSINEWS.COM,Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menekankan pentingnya berkolaborasi dengan pelaku usaha India dalam meningkatkan . . .

Ekonomi Jumat, 21 Februari 2020