Sabtu, 08 Agustus 2020

 

 

Nasional

Haul Satu Dekade Gusdur Hasilkan Sepuluh Rekomendasi Untuk Pemerintah

Ahmad Fiqi Purba
Minggu, 29 Desember 2019 01:38 WIB

Haul Satu Dekade Gusdur Hasilkan Sepuluh Rekomendasi Untuk Pemerintah
Sejumlah warga mengikuti Tahlil dan Istigoshah pada peringatan Haul ke-10 Gus Dur di Ciganjur, Jakarta, Sabtu (28/12/2019) malam. Acara yang digelar untuk memperingati sepuluh tahun wafatnya Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut mengambil tema Kebudayaan Melestarikan Kemanusiaan. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/wsj.

SOKSINEWS.COM, Peringatan Haul Presiden Ke-4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ke-10 menghasilkan sepuluh rekomendasi untuk pemerintah.

Rekomendasi yang dihasilkan lewat rembug budaya yang pemantiknya antara lain Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Jenderal Polisi Gatot Eddy Pramono, Mantan Menteri Agama di Kabinet Kerja Lukman Hakim Saifuddin, Akademisi Universitas Indonesia, Saras Dewi Dharmantra, dan Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid.

"Rekomendasi itu dihasilkan di Masjid (Jami' Al Munawaroh) depan tadi pagi," ujar Ketua Panitia Acara Haul Gus Dur Ke-10, Inaya Wahid di Jakarta, Sabtu (28/12/19).

Selain itu, Inaya juga menyebutkan ada pula para pakar yang menjadi penanggap rekomendasi tersebut.

"Mereka semua sudah berembug dan ini akan diberikan kepada beberapa pihak yaitu perwakilan pemerintah dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, bapak Hilmar Farid," ujar Inaya.

Namun, nama yang disebut tidak muncul. Inaya yang bingung mencari kemudian mengganti memberikan rekomendasi tersebut kepada pelaku budaya, Kartolo.

Kartolo berguyon singkat menanggapi penggantian penyerahan rekomendasi tersebut, "Kalau ada yang ngundang ya pelaku budaya, kalau tidak ada ya nganggur," ujar Kartolo yang direspon dengan tawa oleh hadirin yang menyaksikan peristiwa tersebut.

Penyerahan rekomendasi kemudian dilanjutkan, kepada pihak Kepolisian, pembuat kebijakan publik, dan akademisi yang diwakili oleh Rektor Universitas Indonesia,Ari Kuncoro.

Adapun sepuluh rekomendasi hasil rembug budaya pada peringatan haul Gus Dur ke-10 tersebut adalah:

  1. Kebudayaan harus melestarikan kemanusiaan dengan mengangkat pergumulan kemanusiaan khususnya pengalaman hidup kelompok rentan/ lemah seperti perempuan penghayat kepercayaan yang lain-lain.
  2. Gerakan dan kebijakan kebudayaan harus membangun ekosistem kebudayaan yang partisipatoris sehingga pengembangan kebudayaan tidak bertumbuh pada elitisme kebudayaan
  3. Negara dan masyarakat harus mengedepankan pendekatan kebudayaan sebagai bentuk pengelolaan keberagaman dan instrumen resolusi konflik
  4. Negara harus menjadi fasilitator dalam tata kelola kebudayaan dengan menjadikan kebudayaan sebagai kata kerja, sumber pengetahuan dan yang vital dalam membangun peradaban yang lebih manusiawi
  5. Paradigma pembangunan harus berdasarkan strategi kebudayaan nasional yang dijabarkan dalam kebijakan dan strategi anggaran serta diimplementasikan secara komprehensif sampai ke pemerintahan daerah
  6. Negara harus memberikan jaminan perlindungan berekspresi dan dukungan sumber daya untuk gerakan kebudayaan dalam bentuk akses, fasilitas, dan ruang.
  7. Negara dan masyarakat perlu membangun modal praktek keberagaman yang kontekstual dengan konstruksi budaya Indonesia, agama, dan budaya tidak saling mengalahkan. Bukan dikotomi yang kontradiktif dengan dialektis. Keduanya saling belajar dan mengambil keagamaan yang berkebudayaan, yang berarti praktek beragama yang membawa manfaat dan maslahat termasuk untuk alam
  8. Sistem pendidikan harus mengembangkan potensi kemanusiaan agar tidak dikendalikan oleh teknologi tetapi menguasainya melalui khasanah pengetahuan dan budaya
  9. Kebudayaan perlu dioptimalkan sebagai cara menumbuhkan daya kritis terhadap kekuasaan untuk mengikis pragmatisme dan apatisme politik
  10. Negara perlu meninggalkan modal ekonomi ekstraktif yang mengorbankan keberlanjutan ekologi dan mulai menggali potensi ekonomi yang berbasis pengetahuan tradisional dan kearifan lokal.[]

Berita Lainnya

Ini Tiga Program Depidar SOKSI Bali yang Dimotori Gus Adhi

SOKSINEWS.COM, Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Provinsi Bali yang diketuai  AA . . .

Nasional Sabtu, 08 Agustus 2020

SOKSI Bali Luncurkan Tiga Program untuk Wujudkan Spirit Karya Kekaryaan

SOKSINEWS.COM, Mengawali bulan Agustus di tahun 2020, Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia . . .

Nasional Sabtu, 08 Agustus 2020

SOKSI Siapkan Kader Terbaik untuk Menangkan Golkar di Berbagai Kontestasi Politik

SOKSINEWS.COM, Ketua Umum Depinas SOKSI periode 2020-2025 Ahmadi Noor Supit mengatakan bahwa agenda terbesar dalam kepengurusannya . . .

Nasional Sabtu, 08 Agustus 2020

Depicab SOKSI Jambi Rekrut 1000 Relawan untuk Sosialisasi Pilkada Damai

SOKSINEWS.COM, Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kota Jambi akan merekrut . . .

Nasional Kamis, 06 Agustus 2020

Kader SOKSI Diminta Aktif Kampanyekan Pentingnya Penerapan Protokol Kesehatan

SOKSINEWS.COM, Dalam mendukung upaya pencegahan penularan COVID-19, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta . . .

Nasional Jumat, 31 Juli 2020