Sabtu, 26 September 2020

 

 

Nasional

Susi Pudjiastuti: Terus Tegakkan Hukum Terhadap Pencuri Ikan

Abubakar
Senin, 06 Januari 2020 11:42 WIB

Susi Pudjiastuti: Terus Tegakkan Hukum Terhadap Pencuri Ikan
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

SOKSINEWS.COM, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengutarakan harapannya agar pemerintah dapat terus menegakkan hukum terhadap siapa pun pihak yang melakukan aktivitas pencurian ikan di kawasan perairan nasional.

"Perlakukan pencuri ikan dengan penegakan hukum atas apa yg mereka lakukan," sebut Susi dalam akun media sosialnya yang dipantau di Jakarta, Senin, (06/01/2020). 

Susi Pudjiastuti menegaskan penegakan hukum terhadap pencuri ikan berbeda dengan menjaga persahabatan atau iklim investasi.

Permintaan yang sama juga disampaikan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan, Abdul Halim. Pemerintah termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diharapkan dapat terus mendorong semakin semaraknya aktivitas penangkapan ikan oleh nelayan-nelayan Indonesia di Laut Natuna yang merupakan bagian dari perairan nasional, katanya.

"Dalam diplomasi internasional, kehadiran merupakan kata kunci yang harus dimenangkan," kata Abdul Halim

Untuk itu, Abdul Halim juga sepakat bahwa KKP harus benar-benar membangun sektor kelautan dan perikanan nasional secara terus-menerus sehingga eksistensi NKRI betul-betul terasa nyata di Natuna.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengusulkan pembelian kapal pelayaran samudera (ocean going vessel) berukuran besar untuk menjaga laut Indonesia.

Hal itu dilakukan menyusul insiden masuknya kapal penjaga pantai China ke perairan Natuna, Kepulauan Riau, yang mengawal beberapa kapal ikan asal negeri panda itu di perairan tersebut Desember 2019.

"Saya tadi usul supaya ada kapal ocean going yang lebih panjang. Kita belum pernah punya selama republik ini merdeka. Tadi dengan Pak Bowo (Prabowo Subianto) mau beli yang 138-140 meter frigate," katanya.

Luhut mengatakan kapal yang lebih besar diharapkan bisa memperkuat penjagaan laut Indonesia.

Dalam pertemuannya dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Luhut juga mengatakan pemerintah sepakat untuk memperbanyak kapal patroli di perbatasan.
Menko Luhut pun meminta agar masalah masuknya kapal China ke perairan di Natuna tidak dibesar-besarkan.[]

Berita Lainnya

Komisi IX Minta Semua Pihak Saling Menguatkan untuk Menghadapi Pandemi COVID-19

SOKSINEWS.COM, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena menyayangkan pendapat sebagian kalangan bahwa Pilkada bisa menjadi . . .

Nasional Sabtu, 26 September 2020

Pasien Sembuh dari COVID-19 Hari Ini Capai 4.343 Kasus

SOKSINEWS.COM, Satgas penanganan COVID-19 menyampaikan data terkini terkait jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 per hari . . .

Nasional Sabtu, 26 September 2020

DPR: Langkah Memaksimalkan Pengelolaan Aset Negara Pasti Kami Dukung

SOKSINEWS.COM, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Zulfikar Arse Sadikin mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan . . .

Nasional Sabtu, 26 September 2020

Politikus Golkar: Kawasan Industri Batang Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

SOKSINEWS.COM, Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam menilai Kawasan Industri Terpadu (KIT) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, . . .

Nasional Sabtu, 26 September 2020

Kabar Gembira! Vaksin Johnson&Johnson Diklaim Mampu Perkuat Imun Tubuh

SOKSINEWS.COM, Kabar gembira baru saja disampaikan oleh salah satu pengembang vaksin COVID-19 asal Amerika Serikat (AS), Johnson . . .

Nasional Sabtu, 26 September 2020