Rabu, 23 September 2020

 

 

Nasional

BPK Mulai Soroti Kasus Jiwasraya

Abubakar
Senin, 06 Januari 2020 13:06 WIB

BPK Mulai Soroti Kasus Jiwasraya
Ketua BPK Agung Firman Sampurna

SOKSINEWS.COM, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) bersama Kejaksaan Agung RI akan melakukan pengumuman resmi terkait kasus gagal bayar yang terjadi di perusahaan asuransi Jiwasraya.

"Tanggal 8 Januari 2020 nanti akan kami sampaikan secara khusus dengan Jaksa Agung, termasuk akan ada reannouncement, ada beberapa hal yang penting," kata Ketua BPK Agung Firman Sampurna ditemui seusai Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian di AKN IV 2019 di Jakarta, Senin, (06/01/2020).

Menurut Agung, pemeriksaan nantinya tidak terbatas pada laporan keuangan namun justru ke seluruh perusahaan. Ia menyebut masalah di Jiwasraya begitu kompleks.

Lebih lanjut, ia menyebut kasus Jiwasraya tidak hanya terkait masalah pidana dan kriminal juga ada masalah di dalamnya di antaranya soal manajemen risiko.

"Betapa pentingnya risk management untuk kita gunakan sebagai pedoman dan kemudian menjadi penjaga kita dalam laksanakan tugas kita dalam mengelola keuangan negara," katanya.

Oleh karena itu, belajar dari kasus tersebut, BPK membuat kebijakan untuk menguatkan manajemen risiko dengan diawali risk assessment. Hal itu juga diharapkan bisa diterapkan oleh kementerian dan lembaga lain.

Di era yang penuh tuntutan dan penuh persepsi, ia menyebut sebuah lembaga akan membutuhkan trust management dan manajemen krisis. Kemampuan untuk meningkatkan kinerja adalah satu hal penting, namun tidak kalah penting adalah kemampuan untuk mengatasi krisis.

Agung mengatakan kemampuan deteksi dini, termasuk dalam kondisi apapun juga sangat diperlukan sebagai upaya untuk bisa melakukan antisipasi. Contohnya adalah kondisi banjir yang melanda ibu kota dan beberapa kota sekitar.

"Kita juga perlu perhatikan deteksi dini, saya baru bicara dengan Kepala BMKG, soal curah hujan Februari dan Maret. Kita perlu antisipasi masalah, yaitu mitigasi banjir. Saya pikir, bukan saatnya bicara siapa yang salah tetapi bagaimana berkolaborasi lakukan mitigasi dan mengelola masalah dengan kebersamaan kita lalu buat perencanaan yang komprehensif," pungkasnya.[]

Berita Lainnya

Apa Pergantian Cuaca Berpengaruh pada Penyebaran COVID-19?

SOKSINEWS.COM, Pergantian cuaca dari musim panas ke musim hujan saat ini menimbulakan kekhawatiran memperparah penyebaran virus . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020

Anggota Komisi XI Sarmuji Sebut Tren Perekonomian Indonesia Mulai Membaik

SOKSINEWS.COM, Anggota Komisi XI Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji mengatakan, secara teknis Indonesia memang berkemungkinan . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020

Di Depan Sidang Umum PBB, Jokowi Ingatkan Palestina Belum Merdeka

SOKSINEWS.COM, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo menyampaikan pidatonya di Sidang Majelis Umum ke-75 PBB pada Rabu . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020

Mendagri Gandeng Sekjen Parpol Pastikan Pilkada Aman dari Covid-19

SOKSINEWS.COM, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menggandeng para Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Politik (Parpol) . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020

Golkar Kabupaten Belitung Gelar Musda ke-10 pada 27 September

SOKSINEWS.COM, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Belitung akan menggelar musyawarah daerah (Musda) X Partai . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020