Selasa, 25 Februari 2020

 

 

Nasional

Diskominfo Babel Gelar Rakornas Sinergi Program Kerja

Abubakar
Jumat, 14 Februari 2020 12:26 WIB

Diskominfo Babel Gelar Rakornas Sinergi Program Kerja
Kepala Diskominfo Provinsi Kepulauan Babel, Sudarman di Toboali

SOKSINEWS.COM, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat koordinasi teknis dengan pemerintah kabupaten/kota, guna menyinergikan program kerja berbasis teknologi informasi.

"Kita berharap rakornis ini dapat menyinergikan program kerja dengan Diskominfo kabupaten/kota se-Bangka Belitung," kata Kepala Diskominfo Provinsi Kepulauan Babel, Sudarman di Toboali, Jumat.(14/02/2020).

Ia mengatakan Diskominfo saat ini ditugaskan untuk mempersiapkan jalannya Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), SP4N Lapor dan Sertifikasi Elektronik serta pelaksanaan sebagai juru bicara pemerintah daerah setelah Pemerintah pusat menunjuk Diskominfo sebagai Government Public Relations (GPR).

"Kegiatan rakornis ini harus dilakukan secara bersama-sama dengan Diskominfo kabupaten/kota, misalnya, pembangunan aplikasi dalam di bidang penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik untuk bisa digunakan secara bersama dengan kabupaten/kota, jadi lebih efisien," ujarnya.

Menurut dia saat ini sudah ada aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP) milik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) untuk dapat digunakan di Bangka Belitung.

"SAKIP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapat nilai BB dan tahun ini diharapkan bisa meningkat menjadi A. Juga reformasi birokrasi yang masih kurang bagus akan diarahkan ke tujuan yang sama," katanya.

Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan OPD lain termasuk Bappeda untuk memahami fungsi dan tugas Diskominfo termasuk di bidang statistik. Pemerintah pusat juga menugaskan Diskominfo sebagai wali data sektoral. Data yang ada sekarang banyak yang tidak sama karena masing-masing menciptakan data sendiri.

"Dengan adanya wali data, diharapkan ke depannya tidak ada lagi data yang berbeda, hanya satu data mulai dari tingkat desa hingga ke pusat sehingga tingkat akurasi dan validasi data reliable, Pembangunan daerah agar berdasarkan perencanaan data yang valid dan reliable dan lebih mengena pada sasaran," katanya.

Ia menambahkan saat ini banyak sekali cyber hoaks dan Diskominfo dipercaya oleh pemerintah pusat melalui Badan Siber dan Sandi Negara untuk mengelola persandian dan siber.

"Untuk melaksanakannya kita masih kekurangan pendanaan dan juga SDM akan tetapi kita harus bisa mencegah ribuan berita hoaks melalui siber ini," katanya.[]

Berita Lainnya

YAPPIKA Dorong Peta Penyelesaian Infrastruktur Pendidikan Di Kupang

SOKSINEWS.COM, Yayasan Penguatan Partisipasi, Inisiatif, dan Kemitraan Masyarakat Indonesia (YAPPIKA)-ActionAid mendorong Pemerintah . . .

Nasional Senin, 24 Februari 2020

Tim Gabungan Akhirnya Temukan Jasad Balita Terbawa Arus

SOKSINEWS.COM, Tim gabungan Basarnas dan BPBD Cianjur, Jawa Barat, akhirnya menemukan jasad Riko (2) balita yang dilaporkan hilang . . .

Nasional Senin, 24 Februari 2020

BPK Jatim Akan Periksa Dana Hibah Pilkada

SOKSINEWS.COM,  Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Provinsi Jawa Timur, Joko Agus Setyono mengatakan akan . . .

Nasional Senin, 24 Februari 2020

Sultan HM X Yakin Kepsek SMPN 1 Turi Bakal Kena Sanksi

SOKSINEWS.COM, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meyakini Kepala Sekolah SMPN 1 Turi, Sleman bakal . . .

Nasional Senin, 24 Februari 2020

Polisi Datangi Pedagang Untuk Menjaga Kondusivitas Usai Penertiban PKL

SOKSINEWS.COM, Sat Intelkam Polres Metro mendatangi para pedagang di Pasar Cenderawasih dan pedagang kaki lima (PKL) Agus Salim . . .

Nasional Senin, 24 Februari 2020