Rabu, 23 September 2020

 

 

Nasional

Polisi Kejar Pemilik Pabrik Masker Ilegal Di Cilincing

Abubakar
Jumat, 28 Februari 2020 15:41 WIB

Polisi Kejar Pemilik Pabrik Masker Ilegal Di Cilincing
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah melakukan pengejaran terhadap pemilik pabrik masker ilegal yang beralamat di Kawasan Pergudangan Central Cakung Blok i No.11 Jalan Raya Cakung Cilincing KM 3, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

SOKSINEWS.COM, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah melakukan pengejaran terhadap pemilik pabrik masker ilegal yang beralamat di Kawasan Pergudangan Central Cakung Blok i No.11 Jalan Raya Cakung Cilincing KM 3, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

"Pemiliknya sementara enggak ada di tempat tapi kita tetap mengupayakan untuk menangkap pemilik dari gudang ini," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus, di lokasi penggerebekan, Jumat.(28/02/2020).

Yusri menjelaskan pemilik gudang hanya mengajukan izin menggunakan gudang untuk menyimpan alat-alat kesehatan.

"Gudang ini awalnya izinnya untuk tempat alat-alat kesehatan, tapi pada prakteknya, dia gunakan untuk memproduksi masker ilegal ini," tutur Yusri.

Hasil pemeriksaan awal petugas memastikan bahwa masker yang diproduksi di tempat ini adalah masker yang sama sekali tidak memenuhi standar.

"Kalau masker hasil penelitian awal bahwa masker ini memang palsu, tidak ada standar dari Kementerian Kesehatan, tidak ada standar nasional Indonesia atau SNI," kata ujar Yusri.

Pabrik masker ilegal di Cilincing ini diketahui beromzet hingga Rp200 juta hingga Rp250 juta per hari.

Dalam penggerebekan itu petugas menyita sejumlah barang bukti sepertl 30.000 kotak masker siap edar serta mesin dan bahan baku pembuat masker.

Sebanyak 10 orang karyawan pabrik tersebut juga turut diamankan pihak kepolisian. Saat diperiksa para karyawan pabrik masker ilegal itu mengaku dibayar Rp120 per hari.

Guna pengusutan lebih lanjut 10 orang yang diamankan dalam penggerebekan berserta barang buktinya kini diamankan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Para pelaku ini dijerat dengan Pasal 197 Sub. 196 UU No.36 th. 2009 tentang kesehatan dan Pasal 107 UU No. 7 Tahun 2014 tentang perdagangan dengan ancaman sanksi pidana penjara di atas lima tahun dan atau pidana denda maksimal Rp50 miliar.[]

Berita Lainnya

Anggota Komisi XI Sarmuji Sebut Tren Perekonomian Indonesia Mulai Membaik

SOKSINEWS.COM, Anggota Komisi XI Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji mengatakan, secara teknis Indonesia memang berkemungkinan . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020

Di Depan Sidang Umum PBB, Jokowi Ingatkan Palestina Belum Merdeka

SOKSINEWS.COM, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo menyampaikan pidatonya di Sidang Majelis Umum ke-75 PBB pada Rabu . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020

Mendagri Gandeng Sekjen Parpol Pastikan Pilkada Aman dari Covid-19

SOKSINEWS.COM, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menggandeng para Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Politik (Parpol) . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020

Golkar Kabupaten Belitung Gelar Musda ke-10 pada 27 September

SOKSINEWS.COM, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Belitung akan menggelar musyawarah daerah (Musda) X Partai . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020

Dongkrak Daya Saing Industri, Menperin Bangun Infrastruktur Digital

SOKSINEWS.COM, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen untuk membangun infrastruktur digital guna menopang implementasi . . .

Nasional Rabu, 23 September 2020