Minggu, 16 Juni 2019 -

 

 

Kelompok K-85 Ancam Laporkan PSSI ke FIFA Jika Tuntutan Tidak Ditanggapi

Nasional  -  Rabu, 25 Mei 2016, 09:23 WIB
Penulis. Sunardi Panjaitan

Kantor PSSI di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta

JAKARTA, Kelompok K-85 (K-85) yang terdiri dari 91 pemilik suara di PSSI, mengancam akan melaporkan PSSI ke FIFA jika tuntutan untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) tidak ditanggapi oleh PSSI.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Kelompok K-85 Letjen Edy Rahmayadi saat menggelar jumpa pers di kantor PS TNI, Kuningan, Jakarta, Selasa (24/5/2016). Hadir dalam konferensi pers tersebut, penggagas Kelompok K-85, Umuh Muchtar.

Menurut Edy, K-85 memberikan tenggat waktu hingga 18 Juni 2016. Apabila hingga tenggat waktu tersebut berakhir, tidak ada tanggapan dari PSSI, dirinya akan langsung melaporkan hal tersebut kepada FIFA.

"Kami beri waktu sampai tanggal 18 juni. Kalau tidak ada jawaban dari PSSI, maka saya selaku ketua Kelompok 85 akan menyurati langsung ke FIFA. Sepak bola kita sedang darurat, kita harus segera melakukan KLB, lebih cepat lebih baik," ungkap Edy.

Menurut Direktur Utama PS TNI tersebut, K-85 sudah memenuhi syarat yang diinginkan oleh PSSI untuk menggelar KLB. Bahkan paravotersyang tergabung ke dalam K-85 siap dipanggil dan diverifikasi.

Oleh karena itu, menurutnya, PSSI tidak punya alasan untuk menghalang-halangi terjadinya kongres tersebut. Padahal dalam statuta PSSI, mereka wajib menyelenggarakan KLB apabila 2/3votersmeminta adanya KLB.

Edy percaya FIFA bakal menanggapi permintaan KLB dengan menurunkan Tim Normalisasi. Sehingga KB pun dapat diselenggarakan.

Edy menyebut, PSSI kini membutuhkan pemimpin baru untuk mengawal perubahan.[]

PSSI

 

 

Baca Juga