Senin, 22 Oktober 2018 -

 

 

Sembilan Fraksi Setuju RUU Pertembakauan Berlanjut Ke Paripurna

Nasional  -  Rabu, 27 Juli 2016, 17:49 WIB
Penulis. Selvia

Penandatanganan Berita Acara Persetujuan RUU Pertembakauan

JAKARTA, Badan Legislatif (Baleg) DPR kembali membahas RUU Pertembakauan bersama sepuluh Fraksi DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU Pertembakauan, Firman Soebagyo memaparkan sejumlah pasal dan ayat dari RUU Pertembakauan yang kemudian mendapat tanggapan dari seluruh Fraksi DPR.

Hasilnya, sebanyak sembilan Fraksi setuju untuk melanjutkan RUU Pertembakauan dibahas di rapat paripurna.

"Fraksi Golkar menganggap RUU ini perlu dirancang untuk membangun pertembakauan yang sehat dan kompetifif, agar petani juga dapat mendapat penghasilan yang lebih besar dan layak," ujar Anggota Fraksi Golkar.

Fraksi PDIP, Golkar, Gerindra, PPP, Demokrat, Nasdem dan Hanura sudah menyatakan menyetujui RUU Pertembakauan menjadi inisiatif DPR dan kemudian dilanjutkan ke rapat paripurna.

Sementara, Fraksi PKB menyetujui dengan catatan mempertanyakan standar nasional dalam pertembakauan, yang dikhawatirkan mempersulit petani.

Kemudian, Fraksi PKS menyetujui dengan beberapa catatan:

1. Pasal 59 yang menyebut kretek sebagai budaya bangsa perlu dilakukan pendalaman. Jangan sampai dicap menjadi negara perokok.

2. Harus mensejahterakan petani, jangan hanya perusahaan tembakau. Karenanya, Negara perlu menjamin RUU dapat meningkatkan pendapatan petani

3. Perlunya menjelaskan peraturan terkait pengaturan zat adiktif.

4. RUU harus membatasi tembakau secara kuantitatif.

5. Terdapat pasal yang bertentangan.

6. Tembakau dalam draf RUU banyak mengacu pada rokok, sehingga perlu dilakukan penamaan kembali terhadap RUU Pertembakauan.

Hal yang berbeda disampaikan Fraksi PAN, yang menyatakan belum dapat menerima RUU Pertembakauan yang baru saja disampaikan Panja.[]


RUU Pertembakauan

 

 

Baca Juga