Rabu, 22 November 2017 -

 

 

Full Day School, Kebijakan Yang Tidak Efektif dan Membahayakan

Nasional  -  Rabu, 10 Agustus 2016, 11:20 WIB
Penulis. Selvia

(Ilustrasi) (Foto: multimedia-smk2singosari.blogspot.com)

SEMARANG, Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Jawa Tengah menilai, usulan kebijakan Mendikbud terkait 'Full Day School' adalah kebijakan yang tidak efektif dan sangat membahayakan sistem pendidikan Indonesia. Pasalnya, masih banyak faktor pendukung yang belum siap daalam mendukung kebijakan tersebut.

"Tidak semua orangtua siswa bekerja sebagai PNS atau kantoran, standar pelayanan minimal sarana dan prasarana sekolah juga belum memadai, apalagi transportasi menuju sekolah di desa atau pinggir perkotaan belum mendukung sampai sore," ujar Ketua PGSI Jawa Tengah, Muh Zen.

(Baca Juga: Ini Komentar Bupati Purwakarta Tentang 'Full-Day-School')

Penerapan 'Full Day School', juga dianggap dapat mematikan pendidikan keagamaan yang dilakukan sore hari, seperti tempat pendidikan Alquran.

"Program lima hari sekolah, misalnya, berdasarkan evaluasi, ternyata banyak problem di berbagai daerah," tuturnya, seperti dikutip dari Beritasatu.com (10/8/2016).

(Baca Juga: Ade Komarudin Nilai Kebijakan 'Full Day School' Belum Tepat)

Zen berpendapat, sebaiknya Mendikbud fokus pada peningkatan kualitas guru karena saat ini masih ada sekitar 40 persen guru yang belum S1 dan persebaran guru PNS juga bermasalah.[]

PGSI FullDaySchool

 

 

Baca Juga