Rabu, 15 Agustus 2018 -

 

 

Fadel Muhammad: Izin AirAsia Bisa Dibekukan

Wawancara  -  Rabu, 18 November 2015, 13:31 WIB
Penulis. Selvia

Fadel Muhammad - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar
(Foto: Liputan6.com)

Hampir genap setahun kecelakaan nahas yang menimpa maskapai penerbangan AirAsia. Kabarnya klaim asuransi kecelakaan terhadap penumpang hingga kini belum terbayarkan. Tentu saja ini harus menjadi perhatian banyak pihak. Jangan sampai ahli waris para korban pesawat tersebut hanya menanti-nanti saja.

Menanggapi hal itu, berikut petikan wawancara wartawan Suara Karya Bayu Legianto dengan Ketua Komisi XI DPR Fadel Muhammad di Jakarta, Selasa (17/11/2015).

Bagaimana dengan kabar manajemen perusahaan AirAsia belum membayar klaim asuransi?

Kami di Komisi XI DPR pernah menanyakan hal itu kepada jajaran direksi di AirAsia, tetapi mereka menjawab telah menyelesaikannya. Kalau memang ada keluarga korban yang belum mendapatkan asuransi itu, kami akan kembali memanggil pihak AirAsia guna mengklarifikasinya.

Apakah Kementerian Perhubungan memberikan sanksi tegas?

Tidak bisa demikian, pemerintah tetap harus tegas menekan pihak AirAsia untuk mencairkan klaim asuransi. Tetapi harus diingat, jika dicabut atau dibekukan izinnya, ribuan karyawan di perusahaan itu akan menjadi penganggur. Ini akan menambah beban pemerintah.

Lantas apa sanksinya?

Pertama, pemerintah harus memanggil pihak AirAsia untuk mengklarifikasi kabar itu. Jika memang ada klaim yang belum terselesaikan, pemerintah harus mendesaknya agar segera bisa dicairkan. Jika dengan langkah baik-baik masih tidak diindahkan juga oleh AirAsia, maka langkah tegas harus diambil. Ya, bisa berupa pembekuan izin.

Benarkah Komisi XI akan kembali memanggil jajaran direksi AirAsia?

Dalam waktu dekat, kami memang akan mengadakan rapat kerja dengan maskapai AirAsia. Dengan adanya kabar ini, kami akan kembali menanyakan kejelasan pembayaran asuransi kepada keluarga korban apa sudah terselesaikan seluruhnya. Jika pengakuan mereka memang belum melakukan pembayaran kepada keluarga korban, Komisi XI akan meminta alasannya sekaligus mendesak agar mereka segera menyelesaikannya.

Apa imbauan Anda kepada keluarga korban?

Kepada keluarga korban yang memang belum mendapatkan haknya secara penuh, agar segera meminta kejelasan kepada pihak AirAsia atau mengadu kepada DPR dan pemerintah. Ini harus dilakukan keluarga agar pemerintah dan DPR tidak mendapatkan kabar yang simpang siur mengenai pembayaran asuransi ini.


airasia

 

 

Baca Juga