Sabtu, 20 Juli 2019 -

 

 

PKB Usulkan Larangan Pemasangan Foto Presiden dalam Kampanye Masuk PKPU

Nasional  -  Kamis, 15 September 2016, 13:43 WIB
Penulis. Iwan Setiawan

Diskusi RUU Pemilu yang diselenggarakan Fraksi PKB di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2016).

JAKARTA, Partai Golkar Menginstruksikan seluruh kadernya yang menjadi calon kepala daerah untuk menyandingkan fotonya dengan Presiden Joko Widodo dalam setiap perangkat sosialisasinya. 

Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB, Lukman Edy mengatakan, bahwa Preisden dan Wakil Presiden itu merupakan simbol pemersatu bangsa. 

"Maka dari itu, layak jika foto Presiden diletakkan di tempat yang terhormat, tidak dalam pertarungan lokal," kata Lukman di sela Diskusi RUU Pemilu yang diselenggarakan Fraksi PKB di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2016).

Oleh sebab itu, kata dia,  pihaknya sudah sepakat untuk mengusulkan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) dalam salah satu poinnya, yakni mengatur larangan pemasangan foto presiden di dalam kampanye.

"Kita sisipkan larangan memasang foto Preisden di alat-alat peraga kampanye yang melibatkan gabungan parpol atau pasangan calon," jelas dia.

Mengenai Golkar yang memasangfoto Presiden, menurut Lukman, tidak salah karena belum masuk dalam tahapan kampanye. "Nanti begitu masuk tahapan kampanye tidak boleh lagi, akan diturunkan," tutur Lukman.

Politisi PKB ini mempersilahkan partai-partai pendukung Presiden menggunakan Foto Presiden di luar konteks pilkada.

"Kecual nanti diundang-undang penyelenggaraan pemilu mengatur hal yang sama dengan di UU pilkada. Namun kan sekarang belum dibahas," tambah dia.[]

PKPU

 

 

Baca Juga