Senin, 21 Oktober 2019 -

 

 

PDIP Usung Ahok-Djarot di Pilgub DKI, Pengamat: Itu Skenario Besar

Nasional  -  Rabu, 21 September 2016, 15:11 WIB
Penulis. Iwan Setiawan

Ujang Komarudin - Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR)

JAKARTA, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Selasa (20/9/2016) malam, mengumumkan mengusung secara resmi pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat sebagai cagub dan cawagub untuk Pemilukada DKI Jakarta 2017.

Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta Ujang Komarudin menilai, keputusan PDIP mengusung Ahok-Djarot merupakan pilihan pragmatis.

"Itu pilihan yang pragmatis dan realistis," kata Ujang melalui pesan singkatnya, Jakarta, Rabu (21/9/2016). 

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini, dukungan  partai berlambang kepala banteng itu tidak berdiri sendiri, namun memiliki skenario besar di balik itu. "Itu skenario besar," tegas Ujang.

Dia pun memprediksi, jika kemudian pasangan Ahok dan Djarot terpilih pada Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang merupakan jembatan untuk agenda politik yang lebih besar lagi yaitu pemilu 2019.

"Ada kemungkinan, misalnya bila kemudian Ahok terkena kasus hukum atau Maju sebagai Wapres di Pemilu 2019, Maka Djarot yang Kader PDIP akan menjadi Gubernur DKI," ujarnya. 

Untuk diketahui, Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat saat ini telah resmi mendaftar ke KPU DKI. Berkas pendaftaran mereka selanjutnya akan diproses oleh KPU DKI.[]

IPR Ujang Komarudin Pilkada PDIP

 

 

Baca Juga