Sabtu, 24 Oktober 2020

 

 

Nasional

Walhi Sumut Minta Warga Hentikan Perburuan Elang Bondol

Ahmad Fiqi Purba
Kamis, 21 Juni 2018 09:22 WIB

Walhi Sumut Minta Warga Hentikan Perburuan Elang Bondol
Elang Bondol. Foto: Yukepo.com

SOKSINEWS.COM, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Sumatera Utara (Sumut), meminta kepada warga agar jangan menangkap elang laut atau "elang bondol" yang terdapat di daerah pesisir pantai Kabupaten Langkat, Sumut.

"Perburuan liar elang laut yang dilindungi oleh pemerintah itu, harus segera dihentikan untuk melindungi satwa tersebut," kata Direktur Eksekutif Walhi Sumut, Dana Prima Tarigan di Medan, Kamis (21/6).

Elang laut yang terdapat di Langkat, menurut dia, biarkan saja hidup secara bebas dan tidak usah diburu oleh warga untuk tujuan dipelihara maupun dijual mendapatkan keuntungan cukup besar.

"Karena elang laut yang hidup di hutan mangrove di Langkat, terancam mengalami kepunahan," ujar Dana.

Ia menyebutkan dulunya elang laut masih banyak kelihatan di pesisir Pantai Timur Sumatera itu, namun saat ini tidak ada lagi dan sudah menghilang.

Hal ini, menjadi perhatian pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat untuk dapat menyelamatkan elang laut tersebut.

"BKSDA harus bertanggung jawab atas kelestarian elang laut yang terancam akan mengalami kepunahan itu," ucapnya, seperti dilansir dari Antara.

Dana menambahkan, masyarakat dengan penuh kesadaran yang cukup tinggi, agar tidak lagi memburu elang laut.

Biarkan, satwa tersebut hidup dialam bebas, yakni di lokasi hutan mangrove (hutan bakau) tempat berkembangbiaknya elang laut.

Selain itu, warga masyarakat yang masih memelihara elang laut itu, dan secepatnya menyerahkan ke petugas BKSDA untuk dilepas liarkan ke habitatnya.

"Pemeliharaan dan penangkapan terhadap satwa elang yang dilindungi itu, merupakan perbuatan melanggar hukum, dan bisa dipidana," kata pemerhati lingkungan itu.

Sebelumnya, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut, melepas liarkan tujuh ekor elang laut atau elang bondol ke alam bebas tepatnya di kawasan Suaka Margasatwa Karang Kading Secanggang.

"Pelepasan itu dimaksudkan untuk pengembangbiakkan karena sudah hampir punah," kata Kepala BBKSDA Sumut, Sianturi.

Elang laut itu, dilepas di kawasan hutan matgasatwa Karang Gading Desa Selotong, Kecamatan Secanggang, yang selama ini juga sudah dikenal sebagai hutan mangrove yang sangat luas di Kabupaten Langkat.

Hotmauli menyebutkan sebelumnya tujuh ekor elang laut ini dirawat di pusat perawatan satwa di Sibolangit Kabupaten Deli Serdang.

"Empat ekor elang laut ini diperoleh dari penyerahan warga secara sukarela, sedangkan tiga ekor lainnya merupakan hasil penyitaan operasi. Dimana dari tujuh ekor elang bondol tersebut enam merupakan elang jantan dan satu merupakan elang betina," jelasnya.[]

Berita Lainnya

Asah Kreatifitas, Golkar Surabaya Gelar Lomba Stand Up Comedy

SOKSINEWS.COM, Di Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar ke-56, DPD Golkar Surabaya menggelar lomba Stand Up Comedy, Sabtu, (24/10/2020), . . .

Nasional Sabtu, 24 Oktober 2020

Wapres: Perlu Langkah Strategis untuk Jadikan Indonesia Produsen Produk Halal Dunia

SOKSINEWS.COM, Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin menyebut perlunya langkah-langkah strategis yang kolaboratif dari seluruh pihak . . .

Nasional Sabtu, 24 Oktober 2020

Di Hadapan Kader HMI Malang, Ketua MPR Minta Pemuda Aktif dalam Penanganan COVID-19

SOKSINEWS.COM, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menilai pembelajaran jarak jauh (daring) di tengah pandemi COVID-19 masih menyisakan . . .

Nasional Sabtu, 24 Oktober 2020

BMKG: Jakarta Akan Diguyur Hujan pada Siang Hingga Malam Hari

SOKSINEWS.COM, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui situs resminya memprakirakan semua wilayah DKI Jakarta . . .

Nasional Sabtu, 24 Oktober 2020

Tujuh Lokasi Rawan Banjir Ini Akan Jadi Fokus Pemkot Jakbar

SOKSINEWS.COM, Musim hujan tiba. Banjir mengancam sejumlah wilayah ibu kota. Untuk itu, Pemerintah Kota Jakarta Barat fokus menangani . . .

Nasional Sabtu, 24 Oktober 2020