Senin, 19 Oktober 2020

 

 

Nasional Politik

Pengamat: Pergantian Sekjen PKB Terkait Masalah Internal

Ahmad Fiqi Purba
Senin, 01 Oktober 2018 09:40 WIB

Pengamat: Pergantian Sekjen PKB Terkait Masalah Internal
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin. Foto/Dok/SINDOnews

SOKSINEWS.COM, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menduga pergantian posisi Sekretaris Jenderal PKB dari Abdul Kadir Karding kepada Hanif Dhakiri disebabkan masalah internal partai tersebut.

"Apabila tidak ada masalah, pergantian Sekjen PKB itu dilakukan di Muktamar, bukan di tengah jalan," kata Ujang di Jakarta, Senin (1/10).

Oleh karena itu, dia menilai apabila pergantian posisi sekjen dilakukan "di tengah jalan", kemungkinan ada masalah di internal partai tersebut.

Ia menduga bisa saja ada perbedaan pandangan antara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dengan Sekjen PKB yang lama, Abdul Kadir Karding.

"Tidak ada asap jika tidak ada api. Bisa saja apa perbedaan pandangan antara Ketum PKB dan Sekjen yang lama sehingga terjadi pergantian," ujarnya.

Selain itu, Ujang menilai wajar apabila Muhaimin mengatakan bahwa pergantian posisi Sekjen PKB merupakan rotasi jabatan di internal partai karena tidak mungkin membuka persoalan ke publik.

Ia menilai apabila pergantian tersebut adalah rotasi biasa, seharusnya Karding ditempatkan di posisi lebih tinggi lagi di lembaga eksekutif maupun legislatif.

"Seandainya rotasi biasa, harusnya Karding ditempatkan di tempat yang lebih tinggi lagi, di eksekutif ataupun legislatif. Biasanya mantan sekjen partai itu jatahnya menjadi menteri," katanya.

Sebelumnya, DPP PKB melakukan rotasi kepengurusan, Abdul Kadir Karding dicopot posisinya sebagai Sekjen PKB, digantikan Hanif Dakhiri. Sementara itu, Karding menjadi Ketua DPP PKB, posisi yang ditinggalkan Hanif.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa pergantian posisi Sekjen PKB itu merupakan rotasi biasa sehingga wajar dilakukan.

Cak Imin menepis adanya perpecahan di internal partainya. Dia pun berkilah bahwa pergantian itu agar Karding fokus di Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi/Ma'ruf.

Hal itu karena Karding menjabat sebagai Wakil Ketua TKN Pasangan Jokowi/Ma'ruf dan intens berbicara berbagai rencana kebijakan pasangan ini kepada publik.

Selain itu, posisi Wakil Ketua TKN Jokowi/Ma'ruf yang lain masih dipegang oleh para sekjen parpol koalisi sehingga setelah pergantian Sekjen PKB, hanya Karding yang menjadi Ketua DPP PKB yang duduk sebagai Wakil Ketua TKN.[]

Berita Lainnya

Ketua DPP: Golkar Lahir Sebagai Kekuatan untuk Melawan PKI

SOKSINEWS.COM, Ketua DPP Partai Golkar H.M. Iqbal Wibisono menegaskan bahwa Golongan Karya lahir sebagai salah satu kekuatan untuk . . .

Nasional Senin, 19 Oktober 2020

Menko Perekonomian Ajak Pengusaha Jerman Tingkatkan Investasi di Indonesia

SOKSINEWS.COM, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak pengusaha dari Jerman untuk meningkatkan investasi di Indonesia. . . .

Nasional Senin, 19 Oktober 2020

Ini Tips Agar Lipstick Tidak Menempel ke Masker

SOKSINEWS.COM, Penggunaan lipstick saat harus pakai masker dikeluhkan sebagain perempuan. Mereka merasa masker mengurangi ketebalan . . .

Nasional Senin, 19 Oktober 2020

Wamendag Jerry Sambuaga Minta Milenial Kembangkan Kreativitas Hadapi Pandemi

SOKSINEWS.COM, Kreativitas yang merupakan modal kaum milenial harus dimunculkan dan dikembangkan untuk turut berkontribusi bagi . . .

Nasional Senin, 19 Oktober 2020

Per Hari Ini, Pemerintah Sebut Realisasi Anggaran PEN Sudah Mencapai 49.5 Persen

SOKSINEWS.COM, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari dampak . . .

Nasional Senin, 19 Oktober 2020