Selasa, 27 Oktober 2020

 

 

Nasional Hukum

Polda Metro Jaya Periksa Presiden KSPI Terkait Kasus Ratna Sarumpaet

Ahmad Fiqi Purba
Selasa, 09 Oktober 2018 09:40 WIB

Polda Metro Jaya Periksa Presiden KSPI Terkait Kasus Ratna Sarumpaet
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (kedua kiri) memberikan keterangan kepada awak media terkait status tersangka aktivis Ratna Sarumpaet di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jum'at (5/10). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pd/18

SOKSINEWS.COM, Penyidik Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal terkait kasus aktivis Ratna Sarumpaet yang terjerat kasus pemberitaan bohong.

"Pagi (Selasa) ini pukul 10.00 WIB, Presiden KSPI akan diperiksa," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Selasa (9/10).

Kombes Argo tidak menjelaskan secara rinci materi pemeriksaan pimpinan serikat pekerja itu namun kapasitas Said Iqbal diperiksa sebagai salah satu saksi yang akan dimintai keterangan.

Selain Iqbal,maka polisi berencana memeriksa Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais sebagai saksi perkara "ocehan" kebohongan Ratna Sarumpaet pada Rabu (10/10).

Rencananya, Iqbal maupun Amien Rais akan didampingi 300 pengacara yang membela tim pemenangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden nomor urut dua Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan Ketua Dewan Kehormatan PAN itu sebagai saksi kasus Ratna Sarumpaet pada Jumat (5/10).

Namun Polda Metro Jaya memastikan Amien Rais mangkir pemanggilan lantaran tidak memberikan alasan ketidakhadiran memenuhi panggilan penyidik.

Alasan Amien tidak memenuhi pemeriksaan polisi lantaran surat panggilan cukup mendadak dan mantan ketua umum DPP PAN itu banyak kegiatan.

Amien Rais sempat menyampaikan pernyataan kepada media terkait pengakuan Ratna yang menjadi korban pengeroyokan di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat pada 21 September 2018. Namun, Ratna mengaku cerita pengeroyokan itu merupakan informasi bohong dan sama sekali tidak terjadi.

Terkait hal itu, anggota Polda Metro Jaya menangkap Ratna Sarumpaet saat hendak terbang ke Chili di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten pada Kamis (4/10).

Polisi telah menetapkan status tersangka terhadap Ratna yang dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 46 tentang peraturan hukum pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.[]

Berita Lainnya

Presiden Jokowi Minta Jajarannya Jelaskan pada Masyarakat Soal Tahapan Imunisasi COVID-19

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk membuat dan menjelaskan tahapan imunisasi COVID-19 yang harus . . .

Nasional Selasa, 27 Oktober 2020

BMKG: Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Jakarta Selatan

?SOKSINEWS.COM, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini hujan disertai petir dan angin . . .

Nasional Selasa, 27 Oktober 2020

160.916 Personel Korlantas Polri Diterjunkan dalam Pengamanan Libur Panjang

SOKSINEWS.COM, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono melepas tim perwira pengamat wilayah (Pamatwil) . . .

Nasional Selasa, 27 Oktober 2020

Ketua MPR: Generasi Muda Harus Jadi Ujung Tombak Pembangunan Nasional

SOKSINEWS.COM, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengenang peran pemuda di masa perjuangan kemerdekaan bukan berarti kita tidak mau . . .

Nasional Selasa, 27 Oktober 2020

Menko Luhut: Indonesia Optimalkan SDA Antisipasi Green Product

SOKSINEWS.COM, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah akan mengoptimalkan . . .

Nasional Senin, 26 Oktober 2020