Selasa, 24 November 2020

 

 

Nasional Politik

Bawaslu Nyatakan Luhut dan Sri Mulyani Tidak Langgar Aturan Pemilu Saat Penutupan IMF WB

Ahmad Fiqi Purba
Selasa, 06 November 2018 15:43 WIB

Bawaslu Nyatakan Luhut dan Sri Mulyani Tidak Langgar Aturan Pemilu Saat Penutupan IMF WB
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (kedua kanan), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kedua kiri), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kiri), Presiden Grup Bank Dunia Jim Yong Kim (kanan) dan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde (tengah) berfoto bersama saat media briefing penutupan Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Minggu (14/10). ANTARA FOTO/ICom/AM IMF WBG/Fikri Yusuf/wsj/18.

SOKSINEWS.COM, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak melakukan pelanggaran pemilu.

"Kami nyatakan peristiwa yang dilaporkan tidak memenuhi unsur ketentuan pidana pemilu dan bukan merupakan pelanggaran pemilu," ujar Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo di Jakarta, Selasa (6/11).

Pada 18 Oktober, Luhut Panjaitan dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu oleh Dahlan Pido karena diduga menunjukkan keberpihakan kepada calon presiden nomor urut 01 lantaran menunjukkan satu jari dalam penutupan pertemuan tahuan IMF-Bank Dunia, 14 Oktober 2018 di Bali.

Tindakan tersebut dianggap sengaja dilakukan sebagai bentuk imbauan yang menunjukkan keberpihakan kepada salah satu pasangan calon presiden.

Setelah menerima laporan dengan nomor 06/LP/PP/RI/00.00/X/2018 tersebut, Bawaslu kemudian melakukan pembahasan bersama Bareskrim Mabes Polri dan Kejaksaan Agung RI untuk penelaahan lebih lanjut.

Setelah dilakukan pembahasan, Bawaslu kemudian melakukan pemanggilan kepada pelapor, saksi-saksi dan KPU untuk dimintai keterangan atau klarifikasi pada 23 Oktober 2018.

Selanjutnya Bawaslu meminta keterangan dari dua terlapor, yakni Luhut Pandjaitan dan Sri Mulyani Indrawati pada 2 November 2018.

Setelah mendapatkan klarifikasi, Bawaslu melanjutkan pembahasan dengan Bareskrim Polri dan Kejagung hingga didapatkan kesimpulan tidak ditemukan pelanggaran pemilu.[]

Berita Lainnya

Optimalkan Kamera Ponsel untuk Dapatkkan Video Keren, Ini 4 Caranya

SOKSINEWS.COOM, Konten videografi di medsos semakin banyak yang melaukan. Jika ingin bikin video ala profesional, ternnyata bisa . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

Pemerintah Target 44 Aturan Turunan UU Cipta Kerja Selesai Awal Desember

SOKSINEWS.COM, Kementerian/Lembaga (K/L) terlibat dalam penyiapan peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja. Mereka terus melakukan . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

BMKG: Gempa Guncang Gunung Kidul dan Jembrana dalam 2 Menit

SOKSINEWS.COM, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dua gempa bumi mengguncang Gunung Kidul, Daerah Istimewa . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

Komisi VIII DPR Minta Kemenag Segera Luruskan Info Soal Haji dan Umrah

SOKSINEWS.COM, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily memahami situasi yang dialami para calon jamaah haji karena . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

Menkeu Minta Pengelola Optimalisasi Nilai dan Fungsi Aset Negara Agar Terus Bermanfaat

SOKSINEWS.COM, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta pengelola aset negara terus berinovatif, kreatif, dan adaptif . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020