Rabu, 21 Oktober 2020

 

 

Nasional Humaniora

Menaker Apresiasi Program Vokasional Indonesia Bekerja

Kaslan
Kamis, 25 Juli 2019 17:59 WIB

Menaker Apresiasi Program Vokasional Indonesia Bekerja
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri (kemeja putih) memanah giant screen sebagai tanda peluncuran program Vokasional Indonesia Bekerja di Hall President University Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (25/07/20199) (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

SOKSINEWS.COM,  Menteri Tenaga Kerja  Hanif Dhakiri mengapresiasi program Vokasional Indonesia Bekerja mengingat dunia pekerjaan saat ini sudah mengalami pergeseran sehingga angkatan kerja membutuhkan skill yang adaptif dan relevan terhadap setiap perubahan.

"Kalau skillnya tidak diperbaiki, itu menjadi masalah," kata Hanif usai meluncurkan program Vokasi Indonesia Bekerja dan meninjau balai latihan kerja di Akademi Teknik Mesin Industri (ATMI) Cikarang, Kamis (25/7/2019).

Menurut Menaker, program BPJS Ketenagakerjaan tersebut memberikan kesempatan kepada korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk dilatih sehingga mendapat keahlian baru.

"Tahun ini akan disediakan dana dari BPJS Ketenagakerjaan untuk melatih 20 ribu orang dan diakhiri dengan sertifikasi kompetensi. Jadi kick off-nya mulai hari ini dengan 1.000 orang dari DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten," katanya.

Program Vokasi Indonesia Bekerja turut mengundang perusahaan dan institusi pendidikan serta pelatihan vokasi agar tujuan dari program ini bisa dilakukan secara masif dan mendapatkan pelatihan yang berkualitas.

"Sehingga problem yang menyangkut soal kualitas dan kuantitas serta persebaran dari SDM kita bisa diatasi," katanya lagi.

Vokasi Indonesia Bekerja yang diluncurkan hari ini menjadi pilot project sedangkan pengembangannya akan disinkronkan dengan pemerintah pusat melalui kartu prakerja yang akan direalisasikan pada 2020 mendatang.

"Nah itu juga ada skema untuk skilling. Berarti memberikan pelatihan bagi mereka yang belum punya skill atau yang ingin up skilling dan reskilling. Kementerian Keuangan kalau tidak salah sudah mengalokasikan anggaran Rp10 triliun untuk triple skilling itu yang nanti bentuknya menjadi kartu prakerja," ungkapnya.

"Di luar itu kita dorong dunia industri atau dunia usaha untuk bisa memanfaatkan insentif yang diberikan pemerintah," imbuhnya.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengatakan pekerja yang menjadi korban PHK dan ingin menjadi peserta vokasi bisa mendaftarkan diri melalui cabang BPJS Ketenagakerjaan.

"Nanti mereka (peserta vokasi) sendiri yang memilih bidang pelatihan. Setelah itu kita salurkan. Kami juga bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja untuk memantau serapan tenaga kerja di lapangan kerja setelah dilatih," katanya.

Program Vokasi Indonesia Bekerja ditargetkan memiliki peserta sebanyak 20 ribu hingga akhir 2019 sedangkan saat ini sudah ada 1.000 orang yang menjadi peserta.

"Kita masih fokus di tiga daerah. Karena tiga daerah ini penyangga industri. Kemudian kita lakukan evaluasi dan jika sudah siap maka kita lakukan secara masif," kata Agus.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Uju, mengapresiasi Vokasi Indonesia Bekerja dilakukan di Kabupaten Bekasi karena hingga saat ini tingkat pengangguran di Kabupaten Bekasi relatif tinggi.

"Mudah-mudahan kegiatan ini banyak dilakukan untuk mengatasi pengangguran di Kabupaten Bekasi," kata Uju.    

Berita Lainnya

Ogah Desain Baru Facebook, Bisa Beralih ke Tampilan Klasik

SOKSINEWS.COM, Facebook telah meluncurkan desain ulang radikal untuk situs desktop-nya sebagai upaya membuat segalanya lebih sederhana . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Misbakhun Sebut Transformasi Digital Bisa Jadikan Indonesia Negara Maju

SOKSINEWS.COM, Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan, digitalisasi menjadi sebuah keniscayaan yang harus dilakukan . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Ketua Komisi I DPR Beberkan Penyiaran Digital dalam UU Cipta Kerja

SOKSINEWS.COM, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid membeberkan aturan penyiaran digital dalam Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja. . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Hajar Hadjuk Split 0-4, Duo Mahessa Bangga Bisa Bela Timnas U-19

SOKSINEWS.COM, Tim Nasional Indonesia U-19 berhasil menggasak Hadjuk Split dengan skor telak 4-0. Pelatih Timnas U-19, Shin Tae-Yong . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Jokowi Ungkap Empat Kesepakatan Pasca Bertemu PM Jepang Yoshihide Suga

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo menyampaikan empat kesepakatan antara Indonesia dan Jepang pasca pertemuannya dengan Perdana . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020