Kamis, 22 Oktober 2020

 

 

Ekonomi Infrastruktur

Kemenhub Jajaki Gandeng E-Commerce Untuk Optimalkan Peran Tol Laut

Abubakar
Rabu, 16 Oktober 2019 15:16 WIB

Kemenhub Jajaki Gandeng E-Commerce Untuk Optimalkan Peran Tol Laut
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan Sugihardjo.

SOKSINEWS.COM, Kementerian Perhubungan akan menjajaki peluang kerja sama dengan e-commerce guna mengoptimalkan peran tol laut dalam menekan disparitas harga di sejumlah wilayah.

“Kita sedang berpikir ada beberapa e-commerce yang gratis ongkos kirim. Kalau kita bisa bekerja sama dengan e-commerce kan bisa memotong rantai pasok. Jadi bisa langsung,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan Sugihardjo dalam seminar bertajuk “Membangun Rantai Pasok Nasional Terintegrasi Berbasis Platform Logistik 4.0” di Jakarta, Rabu, (16/10/19).

Menurut Sugihardjo, subsidi transportasi melalui program tol laut diharapkan dapat menekan biaya logistik sehingga harga barang yang diterima konsumen akan menjadi lebih murah. Paling tidak, harga barang di wilayah timur dan barat bisa setara atau tidak berbeda jauh.

Ia menambahkan kerja sama dengan e-commerce diharapkan dapat membantu mengurangi biaya tambahan lainnya sehingga harga di tangan konsumen bisa lebih murah.

“Tapi ini masih kami jajaki. Tol laut kerja sama dengan e-commerce untuk memasukkan barang, misalnya, supaya harga di ‘end user’ bisa turun,” katanya.

Sugihardjo mengatakan program tol laut telah berhasil menekan disparitas harga meski di beberapa tempat penurunan harga tidak secara signifikan terjadi.

“Logikanya kalau biaya transportasi disubsidi, harga barang akan turun. Kalau tidak turun, berarti tidak dinikmati konsumen. Itu artinya ada pihak lain yang menikmati, mungkin pemilik barang atau lainnya,” katanya.

Pemerintah telah menggandeng BUMN untuk membangun gudang logistik Rumah Kita agar arus logistik bisa terpantau sehingga program tersebut bisa optimal.

Pada awal diimplementasikan 2015 lalu, program tol laut telah mengangkut 238 juta ton muatan dan meningkat hingga 279 juta ton muatan hingga 2018 lalu. Peningkatan muatan dengan adanya penambahan jumlah kapal dan rute.[]

Berita Lainnya

Sore Ini, Rupiah Ditutup Menguat Menjadi Rp14.700 per Dolar AS

SOKSINEWS.COM, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan menjelang akhir bulan September masih . . .

Ekonomi Senin, 21 September 2020

Kabar Gembira, Perekonomian Indonesia Mulai Merangkak Naik

SOKSINEWS.COM, Sektor industri manufaktur di Indonesia menunjukkan geliat yang agresif di tengah tekanan dampak pandemi COVID-19. . . .

Ekonomi Rabu, 02 September 2020

Ternyata Ini Penyebab Pertamina Merugi Rp 11 Triliun

SOKSINEWS.COM, Terdapat tiga faktor penyebab Pertamina merugi hingga Rp11,13 triliun pada semester I-2020. Salah satunya karena . . .

Ekonomi Selasa, 01 September 2020

Gubernur BI Beberkan 3 Cara Majukan UMKM di Era Digital

SOKSINEWS.COM, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan tiga cara memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai . . .

Ekonomi Jumat, 28 Agustus 2020

Kemenperin Dorong Pembangunan Pabrik Gula Terintegrasi Lahan Tebu

SOKSINEWS.COM, Kementerian Perindustrian terus mendorong pembangunan pabrik gula baru yang terintegrasi lahan tebu. Pabrik baru . . .

Ekonomi Kamis, 27 Agustus 2020