Jumat, 25 September 2020

 

 

Hiburan Gaya Hidup

Yahoo Belum Berminat Buat Aplikasi Media Sosial

Ahmad Fiqi Purba
Selasa, 22 Oktober 2019 13:45 WIB

Yahoo Belum Berminat Buat Aplikasi Media Sosial
Tampilan Yahoo Together (yahoo.com/)

SOKSINEWS.COM,  Director of Product Management for Yahoo Mail, Shiv Shankar mengatakan Yahoo belum berminat untuk membuat aplikasi media sosial dan memilih tetap fokus pada produk-produk inti.

"Kami akan tetap fokus pada eksekusi dan mempelajari produk-produk inti dan merek-merek premium kami di APAC (Asia Pasifik), seperti Yahoo Mail dan Yahoo Finance, sembari menata kembali cara kami melibatkan konsumen dan melayani minat mereka," ujar Shiv Shankar lewat surat elektronik, di Jakarta, Selasa (22/10/19).

Melansir dari Antara, Yahoo justru melihat potensi untuk mengembangkan produk Yahoo TV di wilayah Asia Pasifik.

"Kami melihat peluang untuk memberikan pengalaman konten terpercaya kepada pengguna melalui konten lokal/regional pada produk seperti Yahoo TV," katanya.

Tahun lalu, layanan Yahoo Messenger berhenti, dan digantikan Yahoo Together dengan peluncuran aplikasi Yahoo Squirrel. Namun, layanan Yahoo Together dihentikan pada 4 April 2019.

Sebagai gantinya, Senior Director of Product Management for Yahoo Mail, Joshua Jacobson, mengatakan bahwa Yahoo berencana untuk mengembangkan layanan lain yang sesuai dengan kebutuhan konsumen saat ini.

"Kami menyadari bahwa kami memiliki penggemar setia yang senang menggunakan Yahoo Together. Namun, seiring dengan perubahan lanskap komunikasi, kami berfokus pada pembuatan alat komunikasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen," kata Jacobson dalam surat elektronik.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Indonesia dan wilayah Asia Pasifik merupakan pasar yang sangat penting bagi Yahoo untuk berinvestasi.

Saat ini, menurut dia, sebagai bagian dari One Verizon, Yahoo mengembangkan teknologi masa depan, di antaranya Artificial Intelligence (AI) pembelajaran mesin, mobile-edge computing dan 5G.

"Studio mutakhir kami di Singapura, Taiwan, dan Hong Kong mendorong investasi berkelanjutan kami pada video untuk mengembangkan konten generasi berikutnya," ujarnya.

"Studio-studio ini memperkuat fokus yang mendalam terhadap konten regional dengan cita rasa lokal melalui Yahoo TV," kata Jacobson menambahkan.
 

Berita Lainnya

Stres di Rumah Terus karena PSBB, Begini Tips Mencegahnya

SOKSINEWS.COM, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan kembali di Jakarta pada Senin (14/9/2020) lalu. Masyarakat . . .

Hiburan Jumat, 18 September 2020

Tips Orang Tua Jadi Guru di Rumah Selama Pandemi Covid-19

SOKSINEWS.COM, Sekolah di rumah akibat Pandemi Covid-19, membuat mayoritas orang tua pusing tujuh keliling. Banyak juga masalah . . .

Hiburan Kamis, 17 September 2020

Berkenalan dengan para tokoh melalui "Guru-Guru Gokil Audio Series"

SOKSINEWS.COM, Menyambut film “Guru-Guru Gokil” yang akan tayang segera pada 2020, BASE Entertainment meluncurkan . . .

Hiburan Senin, 04 Mei 2020

Pengawasan Kawasan Taman Nasional Komodo Gunakan Teknologi Digital

SOKSINEWS.COM, Pemerintah Nusa Tenggara Timur akan menggunakan aplikasi teknologi digital untuk memantau seluruh aktifitas baik . . .

Hiburan Kamis, 05 Desember 2019

Toraya Mangkasara Raih Juara Tari Dunia

SOKSINEWS.COM, Perwakilan Indonesia asal Makassar, Sulawesi Selatan berhasil meraih juara kedua dalam ajang kompetisi tari . . .

Hiburan Rabu, 06 November 2019