Jumat, 23 Oktober 2020

 

 

Ekonomi

Pasar Australia Dibuka Menguat Meski Tertekan Saham Perbankan

Abubakar
Senin, 04 November 2019 08:51 WIB

Pasar Australia Dibuka Menguat Meski Tertekan Saham Perbankan
Gambaran Pasar saham Australia

SOKSINEWS.COM, Pasar saham Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan, karena lonjakan saham sektor material mengimbangi tekanan dari sektor perbankan. Senin pagi, (04/11/19).

Pada pukul 10.45 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 30,50 poin atau 0,46 persen menjadi 6.699,60 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 31,60 poin atau 0,47 persen pada 6.810,70 poin.

Indeks Aussie secara luas lebih tinggi dengan sektor material memimpin lonjakan diikuti saham-saham teknologi dan energi, sementara sektor lain juga membaik.

Namun, saham bank-bank secara tegas lebih rendah dengan sebagian besar dari empat bank besar kehilangan pijakan, tidak termasuk Westpac Bank yang memasuki penghentian perdagangan menyusul berita tentang upaya peningkatan ekuitas.

Raksasa perbankan ini mencatat tahun terburuk dalam lebih dari satu dekade dalam hal pendapatan, menutup serangkaian hasil laba yang lebih lembut untuk bank-bank Australia.

"2019 merupakan tahun yang mengecewakan. Hasil keuangan turun secara signifikan dalam lingkungan suku bunga rendah yang menantang, pertumbuhan rendah," kata CEO Westpac Brian Hartzer dalam sebuah pesan kepada para pemegang saham.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot dengan Commonwealth Bank turun 0,95 persen, ANZ turun 0,31 persen, National Australia Bank turun 2,34 persen, dan Westpac Bank tidak berubah.

Saham-saham pertambangan beragam dengan BHP naik 2,16 persen, Rio Tinto naik 3,09 persen dan Fortescue Metals naik 2,44 persen, namun penambang emas Newcrest turun 0,22 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas reli dengan Oil Search naik 0,90 persen, Santos naik 0,61 persen, dan Woodside Petroleum naik 1,63 persen.

Supermarket terbesar Australia terangkat dengan Coles naik 0,27 persen, dan Woolworths naik 0,90 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,14 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas melonjak 2,40 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,48 persen.[]

Berita Lainnya

Sore Ini, Rupiah Ditutup Menguat Menjadi Rp14.700 per Dolar AS

SOKSINEWS.COM, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan menjelang akhir bulan September masih . . .

Ekonomi Senin, 21 September 2020

Kabar Gembira, Perekonomian Indonesia Mulai Merangkak Naik

SOKSINEWS.COM, Sektor industri manufaktur di Indonesia menunjukkan geliat yang agresif di tengah tekanan dampak pandemi COVID-19. . . .

Ekonomi Rabu, 02 September 2020

Ternyata Ini Penyebab Pertamina Merugi Rp 11 Triliun

SOKSINEWS.COM, Terdapat tiga faktor penyebab Pertamina merugi hingga Rp11,13 triliun pada semester I-2020. Salah satunya karena . . .

Ekonomi Selasa, 01 September 2020

Gubernur BI Beberkan 3 Cara Majukan UMKM di Era Digital

SOKSINEWS.COM, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan tiga cara memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai . . .

Ekonomi Jumat, 28 Agustus 2020

Kemenperin Dorong Pembangunan Pabrik Gula Terintegrasi Lahan Tebu

SOKSINEWS.COM, Kementerian Perindustrian terus mendorong pembangunan pabrik gula baru yang terintegrasi lahan tebu. Pabrik baru . . .

Ekonomi Kamis, 27 Agustus 2020